PAYAKUMBUH/50 KOTA

Harga Turun hingga 30 Persen, Ratusan Warga Serbu Pasar Murah Pemko Payakumbuh

×

Harga Turun hingga 30 Persen, Ratusan Warga Serbu Pasar Murah Pemko Payakumbuh

Sebarkan artikel ini
ANTREAN—Terlihat ratusan warga antrean memadati halaman Kantor Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh untuk berbelanja kebutuhan pokok pada kegiatan pasar murah menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Selasa (10/3).

PAYAKUMBUH, METRO— Ratusan warga memadati halaman Kantor Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh untuk berbelanja kebutuhan pokok pada kegiatan pasar murah menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Selasa (10/3). Sejak pagi hari masyarakat sudah me­ngantre, mulai dari ibu rumah tangga, lansia, hingga pasangan muda yang ingin menyiapkan kebutuhan Lebaran.

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadas­warman mengatakan Pem­­ko Payakumbuh terus berupaya menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok menjelang hari ra­ya. “Kita hadir di tengah masyarakat dengan me­nyediakan berbagai komoditas yang sangat dibutuhkan menjelang Idul Fitri. Melalui pasar murah ini, masyarakat bisa men­dapatkan sembako dengan harga jauh lebih terjangkau dibandingkan har­ga pasar,” kata Wakil Wali Kota Elzadaswarman saat meninjau kegiatan tersebut.

Elzadaswarman berharap masyarakat Payakumbuh dapat menyambut Idul Fitri dengan te­nang karena kebutuhan pokoknya tercukupi melalui kegiatan pasar murah yang digelar Pemko Payakumbuh. Pada kesempatan itu, Elzadaswarman juga mengajak ma­sya­rakat memanfaatkan pekarangan rumah dan la­han yang belum tergarap untuk menanam berbagai kebutuhan pangan seperti cabai, bawang, maupun sayuran.

Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi solusi ketika terjadi lonjakan harga atau kelangkaan bahan pangan. “Jika suatu saat kondisi sulit terjadi, hasil dari pekarangan rumah bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga. Kita tidak tahu ba­gaimana kondisi dunia ke depan, jadi lebih baik sedia payung sebelum hujan,” katanya.

Baca Juga  Tersedia Formasi 350 CASN, Kabupaten Limapuluh Kota Kembali dapat Kuota ASN 2023

Ia juga mendorong masyarakat agar memanfaatkan peluang pasar dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di Payakumbuh. “SP­PG diwajibkan membeli bahan baku logistik dari pedagang lokal, petani, nelayan, dan UMKM setempat. Kebijakan ini bertujuan menggerakkan e­ko­nomi masyarakat. Jika ada yang menolak membeli dari pelaku usaha lokal, silakan laporkan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh M. Fai­zal, didampingi Kabid Perdagangan Hayatil Mardhiyah, mengatakan pe­laksanaan pasar murah tersebut bekerja sama dengan PT Bulog Cabang Bukittinggi serta sejumlah distributor lokal di Payakumbuh. “Untuk komoditas yang dijual, pemerintah memberikan subsidi sekitar 20 hingga 30 persen dari harga pasar sehingga masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih murah,” kata Faizal.

Ia menjelaskan sejumlah komoditas yang dijual antara lain beras lokal premium sebanyak 3.000 kilogram dengan harga Rp145 ribu per karung, lebih murah dibanding harga pa­sar sekitar Rp180 ribu. Minyak goreng kemasan dua liter tersedia seba­nyak 1.500 liter dengan harga Rp30 ribu, sedangkan harga di pasaran sekitar Rp39 ribu.

Baca Juga  Pengelolaan IT di Mall Pelayanan Publik, Riza: Payakumbuh jadi Referensi di Sumbar

Selain itu, gula pasir dijual Rp14 ribu per kilogram dari harga pasar Rp19 ribu dengan stok 1.000 kilogram. Telur ayam sebanyak 300 tray dijual Rp40 ribu per tray, lebih murah dibanding harga pasar yang mencapai Rp­55 ribu.

Komoditas lain seperti cabai merah dan bawang merah masing-masing dijual Rp25 ribu per kilogram dengan stok 150 kilogram, sementara harga pasar mencapai Rp35 ribu per kilogram. Bawang putih dijual Rp24 ribu per kilogram dari harga pasar Rp35 ribu dengan stok 100 kilogram.

Faizal menambahkan, pasar murah tersebut khu­­sus untuk warga Kota Payakumbuh yang dibuktikan dengan fotokopi KTP saat berbelanja. “Ma­sya­rakat yang ingin berbelanja cukup membawa fotokopi KTP sebagai bukti bahwa mereka merupakan warga Kota Payakumbuh,” terangnya.

Salah seorang warga Bunian, Meri (40), me­ngaku sangat terbantu dengan program pasar murah ter­sebut, terutama karena harga kebutuhan pokok biasanya me­ning­kat menjelang Lebaran. “Terima kasih kepada Pem­ko Pa­yakumbuh yang mengadakan pasar murah ini. Sebentar lagi Lebaran, jadi kami bisa menyiapkan stok kebutuhan rumah tangga dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya. (uus)