PAYAKUMBUH/50 KOTA

Ramadhan, Balap Liar Marak di Payakumbuh, Belasan Pemuda Terjaring Razia Satpol PP

×

Ramadhan, Balap Liar Marak di Payakumbuh, Belasan Pemuda Terjaring Razia Satpol PP

Sebarkan artikel ini
BUBARKAN AKSI BALAP LIAR—Kasat Pol PP dan Damkar Dewi Novita saat membubarkan aksi balap liar di Jalan Sukarno Hatta.

PAYAKUMBUH, METRO — Belasan anak muda yang hendak melakukan balap liar di Jalan Sukarno-Hatta, berhasil dijaring Satpol PP Kota Payakumbuh bersama 9 unit kendaraan bermotor, Minggu (8/3) dinihari. Operasi yang digelar Pol PP ini juga berhasil membubarkan anak-anak muda dan remaja yang hendak balap liar.

Kasat Pol PP dan Dam­kar Kota Payakumbuh, Dewi Novita, mengatakan bahwa razia yang dilakukan menyusul banyaknya laporan masyarakat terkait aktivitas balap liar yang kerap terjadi di kawasan tersebut dan membuat resah masyarakat setempat.

“Kita malam hari ini menertibkan anak-anak muda yang kebanyakan melakukan balap liar setiap malamnya. Belasan orang kita bawa kekantor bersama 9 unit kendaraan bermotor yang dipakai untuk aksi ba­lap liar,” ujar Dewi Novita.

Menurut Dewi, begitu Kasat Pol PP dan Damkar Kota Payakumbuh, Dewi Novita disapa, aksi balap liar biasanya  berlangsung tengah malam hingga men­jelang subuh. Terutama disaat jalanan di Kota Payakumbuh sepi.  “Mereka melaksanakan balap liar ini biasanya di atas jam 12 malam sampai sekitar pukul 04.00 WIB subuh,” sebutnya.

Baca Juga  Tim 7 Tertibkan 5 Pengamen di Lampu Merah

Ia menambahkan, razia terhadap balap liar sebenarnya sudah berulang kali dilakukan oleh Sat Pol PP. Namun, aktivitas tersebut masih saja terjadi dan kerap meresahkan ma­syarakat sekitar. “Kita sudah sering melakukan razia dan sudah berulang-ulang kali kita lakukan penertiban, tapi aktivitas balap liar ini masih saja terjadi,” jelasnya.

Lebih lanjut Dewi me­nyebutkan, keluhan ma­syarakat terutama datang dari warga yang tinggal di sekitar Jalan Soekarno-Hatta. Laporan terkait ba­lap liar bahkan hampir setiap hari masuk ke pihak Satpol PP. “Laporan dari masyarakat hampir setiap hari masuk kepada kami terkait balap liar yang sudah sangat mengganggu dan meresahkan warga Kota Payakumbuh di kawasan Jalan Soekarno-Hatta,” tambahnya.

Baca Juga  Pelaku Usaha Kota Payakumbuh Keluhkan Mahalnya Harga Tepung dan Minyak Goreng

Untuk kendaraan yang diamankan, pemilik diminta menstandarkan kembali kendaraan mereka, terutama yang menggu­na­kan knalpot racing atau knal­pot brong. Proses pe­nga­mbilan kendaraan ba­ru dapat dilakukan pada hari kerja.

“Kita menghimbau kepada pemilik kendaraan (terjaring) atau yang meng­­gunakan knalpot ra­cing agar menstandarkan kembali kendaraannya. Proses pengambilan kendaraan nanti dilakukan pada hari Senin,” ujarnya.

Sebagai upaya memberikan efek jera, pihak Satpol PP juga akan memanggil orang tua dari para remaja yang terjaring razia. “Untuk efek jeranya nanti kita akan memanggil orang tua dari anak-anak yang terjaring malam ini, sekaligus meminta mereka menstan­darkan kembali kenda­raan roda dua yang sudah kita amankan sebelum diambil,” jelas Dewi. (uus)