PADANGPANJANG, METRO–Diduga mengalami rem blong, truk Hino BA 8006 NU menabrak lima mobil dan tiga sepeda motor di Jalan Padang-Bukittinggi persisnya di kawasan Bukit Berbunga, Kelurahan Silaing Bawah, Padangpanjang Barat, Kota Padangpanjang, Rabu (23/4) sekitar pukul 10.30 WIB.
Informasi yang dihimpun POSMETRO di lapangan, kecelakaan beruntun terjadi ketika truk Hino yang dikemudikan oleh Asril Yasri melaju dari arah Padangpanjang menuju Padang. Di lokasi kejadian, truk mengalami gangguan pada rem sehingga mengakibatkan truk tidak terkendali sehingga tabrakan beruntun pun terjadi.
“Truk mengalami kegagalan sistem pengereman saat melewati jalur menurun di kawasan Bukit Berbunga. Akibatnya, truk tersebut tidak terkendali dan menabrak beberapa kendaraan yang berada di depannya,” kata Kasat Lantas Polres Padangpanjang, Iptu Jamalluddin.
Insiden yang terjadi di jalur rawan kecelakaan tersebut, truk Hino menabrak lima kendaraan minibus dan tiga unit sepeda motor yang sedang melaju di depannya. Dari hasil identifikasi kecelakaan tersebut, terdata sembilan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan beruntun ini, termasuk kendaraan truk yang menjadi pemicu kejadian.
“Akibat tabrakan beruntun tersebut, 12 orang mengalami cedera dengan tingkat keparahan yang beragam. Seluruh korban langsung dievakuasi dan saat ini tengah mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Yarsi Kota Padangpanjang,” ungkap Iptu Jamalluddin.
Dijelaskan Iptu Jamalluddin, pascakecelakaan beruntun, pihaknya langsung mengerahkan personel untuk melakukan olah TKP, evakuasi kendaraan sekaligus pengaturan lalu lintas di lokasi kejadian.
“Begitu informasi diterima, personel Satlantas langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas. Prioritas utama kami tentu saja memastikan korban segera mendapatkan pertolongan medis dan mencegah kemacetan yang lebih parah di ruas jalan tersebut,” jelas Iptu Jamalluddin.
Kecelakaan tersebut sempat menyebabkan kemacetan panjang di sepanjang Jalan Sutan Syahrir yang merupakan salah satu jalur utama yang menghubungkan Kota Padangpanjang dengan Padang. Namun, petugas kepolisian melakukan pengalihan arus untuk memperlancar lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.
“Personel kami langsung mengamankan lokasi dan mengevakuasi kendaraan yang terlibat agar tidak mengganggu arus lalu lintas. Saat ini, kasus ini sedang dalam penanganan lebih lanjut oleh unit Laka Lantas,” tambah Iptu Jamalluddin.
Tim dari Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) Polres Padangpanjang telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti dan keterangan saksi mata. Pihak kepolisian juga telah melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi truk untuk mendalami penyebab pasti kecelakaan beruntun tersebut.
Kejadian ini menarik perhatian warga sekitar yang kemudian berkumpul di lokasi untuk menyaksikan proses evakuasi kendaraan yang rusak akibat tabrakan. Beberapa warga terlihat membantu petugas dalam upaya evakuasi korban sebelum tim medis tiba di lokasi.
Menanggapi peristiwa ini, Polres Padangpanjang mengeluarkan imbauan kepada seluruh pengemudi, khususnya pengendara kendaraan berat, untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melewati jalur menurun seperti di kawasan Bukit Berbunga.
“Kami menghimbau kepada seluruh pengendara agar selalu berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, serta menjaga jarak aman antar kendaraan untuk menghindari kecelakaan serupa di masa mendatang,” kata Kapolres Padangpanjang, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro.
Polres Padangpanjang juga mengingatkan pentingnya pemeriksaan berkala terhadap komponen kendaraan, terutama sistem rem dan pengereman, untuk memastikan keselamatan di jalan raya.
“Kewaspadaan ekstra juga diharapkan saat melintasi jalur dengan kemiringan curam seperti di area Bukit Berbunga yang sering menjadi titik rawan kecelakaan, terutama bagi kendaraan berat,” tuturnya.
Hingga berita ini diturunkan, proses penyelidikan masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian untuk menentukan tindakan hukum selanjutnya terhadap pengemudi truk dan pihak-pihak terkait lainnya. (rmd)






