PAYAKUMBUH/50 KOTA

Jalan Provinsi Penuh Lubang Menganga di Batuhampar 

×

Jalan Provinsi Penuh Lubang Menganga di Batuhampar 

Sebarkan artikel ini

LIMAPULUH KOTA, METRO–Tidak hanya Jalan Raya Payakumbuh-Lintau di Kecamatan Lareh Sago Halaban yang mengalami rusak parah, ternyata ja­lan milik provinsi penghubung Lima Puluh Kota-Tanah Datar di Jorong Piladang dan Jorong Seberang Parit, Nagari Koto Tangah Batuhampar, Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Lima Puluh Kota, juga rusak parah dan di­penuhi lubang menganga.

Tampak saat musim penghujan tiba seperti saat sekarang, lubang-lubang yang menganga disepanjang Jalan hampir Satu Kilometer itu dipenuhi air dan tidak sedikit pengguna jalan baik kenderaan roda dua maupun empat, terperosok masuk dalam lubang. Sulit sekali mencari jalan yang baik tanpa lubang disepanjang satu kilometer itu. Bahkan masyarakat sekitar juga sudah membantu untuk menimbun semampunya lubang-lubang yang cukup dalam.

Salah seorang pengguna jalan Rizki, mengaku harus mengurangi kecepatan laju kenderaanya saat melintasi jalan penghubung dari Simpang Piladang-Barulak itu. Bahkan terkadang harus berhenti untuk bergantian dengan kenderaan lain agar bisa menghindari lubang-lu­bang yang menganga cukup dalam. Namun, saat hujan dia mengaku acap kali terperosok dalam lu­bang karena tidak tahu kedalaman lubang.

Baca Juga  Pasar Padang Kaduduak tak Berpenghuni, Armen Faindal: Harus Ada Kajian Mendalam

“Memang kondisinya saat ini tampak buruk, penuh lubang. Dan saat melintasi jalan itu saya terpaksa harus me­ngu­rangi kecepatan, ter­ka­dang harus berhenti untuk bergantian dengan kenderaan lain supaya tidak masuk lubang terutama yang agak kepinggir jalan, takut terperosok. Kalau musim hujan lebih parah lagi,” ucapnya saat melintasi jalan raya Piladang-Barulak itu dengan kenderaan roda empat.

Dia berharap, agar Pemerintah Provinsi bisa memberikan perhatian terhadap akses jalan yang rusak parah. Sehingga, pengguna jalan baik roda dua maupun empat tidak khawatir akan mengalami kecelakaan atau jatuh saat melintasi jalan itu. Di­samping mengalami kerugian terutama akan berdampak terhadap kerusakan kenderaan. “Harapan kita Pemerintah Provinsi cepat memperbaiki jalan ini, supaya dapat me­ngu­rangi terjadinya­ke­­­­­­­ce­­la­kaan bagi pengguna ja­lan,” harapnya.

Salah seorang tokoh masyarakat setempat, Romi, mengakui jalan raya Piladang-Barulak, Tanah Datar, itu sudah mengalami kerusakan cu­kub lama. Dan tampa ada perbaikan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Dampaknya, kondisi kerusakan terus lebih besar dan dapat mengancam keselamatan pengguna jalan terutama kenderaan roda dua.

Baca Juga  PAW Anggota Bawaslu Kota Payakumbuh, Dua Orang Mundur, Satu Orang Diverifikasi Bawaslu RI

“Kondisi rusak ini sudah cukup lama, sekitar Dua tahunan tanpa ada perbaikan dari Pemerintah Provinsi Sumbar, karena ini jalan milik Provinsi. Dan tentu saja kalau dibiarkan lebih lama, kerusakannya akan tambah parah dan dapat mengancam keselamatan pengguna jalan terutama roda dua, sebab saat pagi hari jalan ini dipenuhi anak-anak sekolah, bahkan tepat di depan gerbang masuk sekolah MTsN 6 Piladang, kondisi jalannya cukup parang,” sebutnya.

Baik pengguna jalan maupun tokoh masya­rakat setempat, berharap agar pemerintah provinsi memperbaiki jalan raya penghubung dari Pila­dang-Tanah Datar sepanjang lebih kurang satu kilometer itu. Sehingga penggun jalan baik roda dua maupun empat tidak khawatir lagi akan terjadi kecelakaan maupun terperosok akibat buruknya kondisi jalan. (uus)