PAYAKUMBUH/50 KOTA

Kuttab Al Huffazh Wisuda 116 Santri, Lahirkan Generasi Peradaban Gemilang 

×

Kuttab Al Huffazh Wisuda 116 Santri, Lahirkan Generasi Peradaban Gemilang 

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN—Ketua Yayasan Al Huffazh Kota Payakumbuh menyerahkan trofi penghargaan kepada santri Kuttab Al Haffizh yang di wisuda 1-10 Juz.

SICINCIN, METRO–Sekolah Kuttab Al Huffazh Kota Payakumbuh, Provinsi Sumatera Barat, terus melahirkan para penghafal Al-Quran. Sebanyak 116 santri penghafal Al-Quran dengan hafalan 1 sampai dengan 10 juz, di wisuda, Sabtu (21/5).  Di Sekolah Kuttab Al Huffazh, Padang Cuba­dak, Sicincin, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, menghafal Al-Quran bagi santri me­rupakan program wajib. Dengan Al-quran sekolah Kuttab Al Huffazh telah banyak melahirkan ge­nerasi peradaban yang gemilang.  Kepala sekolah Kuttab Al Huffazh, Ustadz Fikri Abdillah, menyampaikan bahwa kegiatan haflah Al quran Kuttab Al-Huffazh yang mewisuda sebanyak 116 santri penghafal quran, sudah menjadi kegiatan rutin setiap tahun. Dan kali ini merupakan yang ke-4 melakukan wisuda bagi santri.   ”Ini sudah menjadi program pokok kita, yang diikuti santri kelas 1 sampai kelas VII, karena Kuttab pendidikan setara SD de­ngan pendidikan 7 tahun, karena anak di terima sejak umur 5 tahun. Dan kali ini kita mewisuda seba­nyak 116 santri,” sebut Kepala Sekolah Kuttab Al Huffazh, Fikri Abdillah, kepada wartawan.

Baca Juga  Dinas Kesehatan Berikan Bimbingan Kepada IRT-P

Disampaikannya, sejak siswa masuk sekolah Kuttab Al Huffazh, maka program menghafal quran sudah mulai dilakukan. Hafalan para santri juga terus dipantau dan dimotivasi oleh ustazd yang menjadi guru pendam­ping.  ”Kuttab adalah se­kolah tahfizh, jadi target hafal quran adalah suatu kewajiban bagi santri-santri Kuttab. Jadi anak-anak yang diwisuda a­dalah yang sudah lolos dari ujian, dimana ujian ada Dua tahap dengan menyetorkan hafalan 1 juz sekali duduk dengan maksimal kesalahan hanya boleh 10,” ungkap Kepala Sekolah.

Ketua Yayasan Al-Huffazh Kota Payakumbuh, Edi Kusmana, usai memberikan penghargaan kepada ratusan santri yang diwisuda mengharapkan, agar Al-Quran dapat menjadi penyelamat bagi a­nak-anak atau santri da­lam menghadapi beratnya tantangan dimasa akan datang.  Dia juga mengharapkan agar para santri kedepan menjadi penghafal Al-quran. “Dan dengan kegiatan wisuda ini bisa menjadi penyemangat bagi mereka untuk menjadi penghafal Al-quran, memotivasi mereka untuk bisa menjadi anak yang bisa memberikan mahkota atau jubah kemuliaan kepada orangtuanya diakhirat kelak. Semoga dengan Al-quran para santri ini menjadi generasi peradaban gemilang di zamannya,” harap Edi Kusmana, yang juga Sekretaris Masyarakat Ekonomi Syariah Kota Pa­yakumbuh ini. (uus)