PAYAKUMBUH/50 KOTA

Honor Guru Tahfiz SD dan SMP Payakumbuh Naik Dua Kali Lipat

×

Honor Guru Tahfiz SD dan SMP Payakumbuh Naik Dua Kali Lipat

Sebarkan artikel ini
Dasril Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh.

PDG.KADUDUAK, METRO— Sebanyak 76 guru tahfiz SD dan SMP negeri se Kota Payakumbuh berbahagia, karena Pemerintah Kota Payakumbuh telah menaikkan dana insentif mereka pada tahun 2022. Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dasril didampingi Kabid PTK Danil Defo kepada media, Rabu (30/3), mengatakan Pemerintah Kota Payakumbuh merupakan yang pertama di Sumatera Ba­rat menganggarkan insentif bagi para guru honor, tahfiz, dan guru TPA. Untuk tahun 2022 ada seba­nyak 66 di SD negeri dan 10 di SMP negeri, gurunya ada dari sekolah, ada juga guru yang didatangkan dari luar sekolah dan tentunya telah memenuhi kriteria yang diminta pemerintah.

Pada tahun 2022 ini, besaran insentifnya sebesar Rp. 400.000 per orang dan ini lebih besar diban­ding tahun 2021 yang ho­nor guru tahfiz SD sebesar Rp. 164.000 dan untuk guru tahfiz SMP sebesar Rp. 200.000.

Baca Juga  20 Pendidik Lakukan Penelitian Tindakan Sekolah

“Untuk tahun 2022, insentif guru tahfiz di se­kolah swasta tidak lagi kita anggarkan, urusan insentif guru tahfiz di sekolah swasta sudah diserahkan kepada yayasan karena dianggap mampu secara finansial lembaga,” kata Dasril.

Ditambahkan Dasril, tidak hanya pembelajaran tahfiz saja, guru tahfiz juga diminta membimbing dan memantau ibadah anak di sekolah selama program berjalan.

“Pemerintah juga me­ngevaluasi sejauh mana kemampuan anak melalui lomba dan wisuda tahfiz. Kita juga sudah punya target minimal satu sekolah negeri ada yang wisuda tahfiz, dengan target hafalan disesuaikan dengan tingkat capaian hafalan anak atau jumlah juz yang dihafalnya,” terangnya.

Baca Juga  Mantan Sekda Berpulang Bupati : Kita Kehilangan Salah Seorang Tokoh Masyarakat

Dasril juga menyampaikan, pihaknya mendo­rong sekolah baik negeri maupun swasta mensupport dengan cara lain, selain anggaran yang telah dianggarkan di dinas pendidikan, supaya optima­lisasi program tahfiz bisa dikembangkan oleh s­e­kolah.

“Kami tetap akan terus menggerakkan ruh a­gama Islam di Payakumbuh, guru tahfiz memiliki peran penting di tengah sendi kehidupan masya­rakat, melalui mereka lahir para qori, hafiz, imam, mubaligh, dan calon-calon pemimpin masa depan. Eksistensi guru tahfiz ha­rus kita perhatikan,” pung­kasnya. (uus)