SOLOK, METRO–Dalam menindaklanjuti nota kesepahaman (MoU) antara Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian Republik Indonesia dengan Wali Kota Solok dan CV Minaqu Indonesia, Pemko Solok gelar kegiatan temu teknis pengembangan hortikultura Kota Solok. Kerjasama tersebut tentang pengembangan komoditas hortikultura orientasi ekspor.
Wakil Walikota Solok Ramadhani Kirana Putra membuka, kegiatan temu teknis pengembangan hortikultura Kota Solok tersebut di aula Bappeda Kota Solok.
Hadir pada kesempatan itu, Direktur Buah dan Florikultura, Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Liferdi Lukman beserta rombongan, CEO CV Minaqu Indonesia, Ade Wardhana Adinata, Kepala BPTP, Kepala Balitbu Aripan, Asisten II Sekda Kota Solok, Jefrizal, Kepala Dinas Pertanian Kota Solok, Ikhvan Marosa, kepala OPD terkait, Gapoktan, para peÂlaku usaha Kota Solok serta undangan lainnya.
Ramadhani Kirana Putra dalam mengucapkan selamat datang kepada Direktur Buah dan Florikultura, Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan CEO CV.Minaqu Indonesia beserta rombongan di Kota Solok. CV.Minaqu Indonesia merupakan CV yang bergerak dalam biÂdang tanaman hias dan produk pertanian lainnya. Saat ini, CV.Minaqu Indonesia merupakan eksportir terbesar tanaman hias Indonesia.
Dhani mengajak seluruh pihak terkait, untuk bersama-sama bergerak mencari peluang-peluang dan mengembangkan potensi yang luar biasa masih terpendam dari Kota Solok. “Temu teknis ini diharapkan akan membuka cakraÂwala dan memanfaatkan potensi yang ada menjadi kerja-kerja produktif seÂhingga memberikan dampak positif bagi masyaÂrakat Kota Solok,” kata Dhani.
Direktur Buah dan Florikultura, Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Liferdi Lukman mengatakan, tindak lanjut dari MoU yang telah disepakati yakni mengembangkan proÂduk hortikultura mulai dari hulu sampai hilir. CV Minaqu Indonesia juga tidak ingin hanya dibidang Hortikultura, namun seluruh komoditi pertanian dan turunannya.
Apalagi saat ini, CV.ÂMinaqu Indonesia juga telah punya E-CommerÂce yang telah menjangkau pasar dunia. “LeÂbih membanggakan, dari 9 daerah yang menandatangani MoU, Kota Solok merupakan daerah pertama kali yang dikunjungi langsung CEO CV Minaqu Indonesia,” sebut Liferdi. (vko)






