PAYAKUMBUH/50 KOTA

PN Payakumbuh Berbagi Sembako dengan Panti Asuhan

×

PN Payakumbuh Berbagi Sembako dengan Panti Asuhan

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN BANTUAN—PN Payakumbuh menyerahkan bantuan kepada panti asuhan

SUKARNOHATTA, METRO–Menyambut Hari U­lang Tahun (HUT) Mah­kamah Agung Ke 76 yang jatuh pada tanggal 19 Agustus 2021, Pengadilan Negeri Kota Payakumbuh melaksanakan Bakti Sosial di Panti asuhan Bustanul Ulum di Situjuah Banda Dalam, Situjuah Limo Na­gari, Kabupaten Lima Pul­uh Kota, Kamis (19/8).

“Pada tahun lalu, Pe­ngadilan Negeri Kota Pa­yakumbuh melaksanakan bagi-bagi masker di de­pan kantor pengadilan, namun tahun ini kami ingin melakukan hal yang lebih berbeda, yakni menyan­tuni anak-anak di panti asuhan,” kata Ketua Pe­ngadilan Negeri Kota Pa­ya­kumbuh Kurniawan Wi­djonarko didampingi Wakil Ketua Ahmad Zulpikar dan jajarannya.

Dalam rangkaian aca­ra menyambut HUT MA ke 76 dengan tema “me­mantapkan kemandirian lembaga peradilan melalui pelayanan hukum ber­basis teknologi informasi di masa pandemi” itu, juga dilaksanakan upacara virtual bersama Ketua Mah­kamah Agung dan diikuti Pengadilan Negeri se Indonesia. Ada juga pemu­taran film dan penyerahan penghargaan kepada lem­baga peradilan yang ber­prestasi.

Di kantor pengadilan juga sudah dilaksanakan syukuran pemotongan nasi tumpeng dan dise­rahkan oleh ketua penga­dilan kepada pegawai yang paling tua dan pegawai yang paling muda sebagai simbol bahwa tongkat estafet keberlangsungan pengadilan negeri m­e­laksanakan kewajibannya melayani masyarakat te­rus berlangsung, teru­tama masyarakat kota payakumbuh.  “Penga­dilan sebagai perpan­ja­ngan tangan Mahkamah Agung di tingkat kota dan kabupaten. Kami juga i­ngin mewujudkan Penga­dilan Negeri Kota Paya­kumbuh menuju Wilayah Bebas Korupsi,” ungkap­nya.

Baca Juga  Dari FE Menuju FEB: Makna dan Tantangan

Menurut Kurniawan, kegiatan berbagi bersama anak panti asuhan ini me­rupakan salahsatu kegia­tan alternatif karena status Covid-19 yang saat ini meningkat, sebisa mung­kin melaksanakan acara yang tidak banyak ke­rumunannya dan yang pasti sedekahnya tepat guna.

“Kita juga bawa kue tart untuk anak-anak, se­moga kebahagiaan yang kita bagi dengan anak-anak panti asuhan ini bisa mereka nikmati. Bisa saja anak-anak ini ada yang memiliki cita-cita menjadi hakim suatu saat nanti di masa depan,” ungkapnya.

Tak lupa, Ketua Pe­ngadilan bersama Wakil­nya juga me­ngam­panye­kan protokol kesehatan kepada anak-anak panti asuhan sekaligus mem­bagikan masker kepada mereka. “Kami berharap silaturahmi pertama ini menjaid dan berharap sila­turahmi terus berlanjut kedepan. Taman ilmu ini bisa menjadikan anak-anak panti asuhan menjadi orang sholeh dan ge­ne­rasi penerus estafet ke­pemimpinan bangsa,” Ha­rau ya.

Sementara itu, Pim­pinan Panti Asuhan Bus­tanul Ulum Jefri CI me­nyampaikan di panti asu­hannya ada sebanyak 21 anak dalam data. Saat ini beberapa kegiatan anak-anak masih berlangsung daring, termasuk proses belajar mengajar mereka di sekolah TK, SD, MTSN, dan SMA. “Panti asuhan ini dimulai pada tahun 1995 dari swadaya masya­rakat, infak dan sedekah Hamba Allah. Anak-anak ini berasal dari berbagai daerah di Sumbar, seperti Pasaman, Pasaman Barat, Pangkalan, Galugua, Mung­ka, Lintau, Tanah Datar, dan Solok. Kami menyampaikan teri­ma­kasih banyak atas bantuan dari Pengadilan Negeri Kota Payakumbuh, semo­ga ini menjadi berkah, dan semoga berkenan kesini lagi di waktu yang akan datang,” ungkapnya.

Baca Juga  2019, Angka Pengangguran Bertambah jadi 3,78 Persen

Di tempat terpisah, saat dihubungi media, Wali Kota Riza Falepi me­nyampaikan ucapan sela­mat hari ulang tahun (HU­T) Mahkamah Agung (MA) yang berusia sama de­ngan kemerdekaan R­e­publik Indonesia.

Riza berharap HUT MA ke-76 tahun yang dipe­ringati hari ini menjadi momentum dalam mem­per­kuat sinergitas antara pemerintah kota dan ba­dan peradilan, khususnya dalam penanganan Co­vid-19.  “Namun dengan berbagai program atau kebijakan yang dilakukan PN Kota Payakumbuh da­lam menerapkan pela­yanan berbasis IT, me­rupakan dukungan kuat dalam percepatan me­mutus mata rantai penye­baran Covid-19,” kata Ri­za. (uus)