METRO PESISIR

Yota Balad Audiensi dengan Direktur PAUD

×

Yota Balad Audiensi dengan Direktur PAUD

Sebarkan artikel ini
AUDIENSI— Wako Pariaman Yota Balad melakukan audiensi dengan Direktur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen RI, Kurniawan di Jakarta.

PARIAMAN, METRO–Wali Kota Pariaman Yota Balad, kemarin, me­laksanakan audiensi de­ngan Direktur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemen­dikdasemn RI), Kurniawan, S.T, M.B.A guna menyampaikan usulan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di Kota Pariaman.

Audiensi ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Pariaman untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui penyediaan fasilitas belajar yang a­man, nyaman, dan layak bagi seluruh peserta didik, khususnya pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan pendidikan dasar.

Yota Balad menyerahkan proposal permohonan tambahan bantuan dana revitalisasi (revit) bagi sejumlah satuan pendidikan yang masih membutuhkan penanganan. Berdasarkan hasil pendataan pemerintah daerah, masih terdapat sekolah dengan kondisi bangunan rusak sedang hingga rusak berat yang memerlukan perha­tian dan dukungan pemerintah pusat agar proses pembelajaran dapat berlangsung secara optimal.

“Kami menyampaikan kondisi riil yang dihadapi Kota Pariaman, di mana masih terdapat sejumlah sekolah yang membutuhkan rehabilitasi. Melalui audiensi ini, kami berharap pemerintah pusat dapat memberikan dukungan tam­bahan bantuan revita­lisasi sehingga seluruh peserta didik dapat belajar di lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan representatif,” ujar Yota Balad.

Baca Juga  Digugat Masyarakat, Pengerjaan Jalan Tol Padang-Sicincin Tertunda

Selain usulan revitalisasi sekolah, Pemerintah Kota Pariaman juga mengajukan pembangunan U­nit Sekolah Baru (USB) Ta­man Kanak-Kanak Negeri sebagai upaya memperluas akses layanan pendi­dikan anak usia dini yang berkualitas. Keberadaan USB TK Negeri dinilai pen­ting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pemerataan layanan PAUD di Kota Pariaman.

Tidak hanya itu, Pemerintah Kota Pariaman turut menyampaikan sejumlah kebutuhan lain yang berkaitan dengan penguatan sarana dan prasarana pendidikan, seperti pemba­ngunan ruang kelas baru, rehabilitasi ruang belajar, pembangunan ruang guru dan ruang kepala sekolah, penyediaan sanitasi yang layak, peningkatan fasilitas bermain edukatif bagi PA­UD, serta pengadaan sarana pendukung pembelajaran yang sesuai dengan standar pelayanan pendidikan.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Direktur PAUD Direktorat Jenderal PAUD, Dikdas, dan Pendi­dikan Nonformal menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kota Pariaman dalam mening­katkan mutu layanan pendidikan. Proposal yang di­sampaikan akan dipelajari dan menjadi bagian dari proses evaluasi sesuai dengan ketentuan, prioritas program, serta ke­tersediaan anggaran pemerintah pusat.

Baca Juga  Meriahkan HUT ke-17, Pemko Gelar Pariaman Expo 2019

Direktur PAUD juga me­nyampaikan bahwa pemerintah pusat terus mendorong peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan melalui ber­bagai program bantuan yang diarahkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan mendukung tumbuh kem­bang peserta didik sejak usia dini.

Audiensi berlangsung dalam suasana hangat, terbuka, dan penuh sema­ngat kolaborasi. Pertemuan tersebut diharapkan semakin memperkuat si­nergi antara Pemerintah Kota Pariaman dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam men­­dukung pembangunan sarana dan prasarana pendidikan yang merata dan berkelanjutan.

Usai audiensi, Yota Ba­lad yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Hertati Taher, menyampaikan optimisme bahwa komunikasi dan koordinasi yang baik dengan pemerintah pusat akan membuka peluang lebih besar bagi Kota Pa­riaman untuk memperoleh dukungan program pembangunan di sektor pendi­dikan.

“Kami akan terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat di bidang pendidikan, baik dari sisi tenaga pendidik maupun sarana dan prasarana. Harapan kami, seluruh anak di Kota Pariaman dapat menikmati layanan pendidikan yang berkualitas dengan fasilitas yang memadai, sehingga mampu menciptakan generasi yang unggul dan berdaya saing,” tutup Yota Balad. (efa)