METRO PESISIR

75 Persen Pembangunan Pascabencana Pariaman Rampung, Wako Yota Balad Usulkan Revitalisasi Batang Mangua kepada Satgas PRR Nasional

×

75 Persen Pembangunan Pascabencana Pariaman Rampung, Wako Yota Balad Usulkan Revitalisasi Batang Mangua kepada Satgas PRR Nasional

Sebarkan artikel ini
FOTO BERSAMA—Wali Kota Pariaman Yota Balad foto bersama saat terima kunjungan Marsma TNI Ridha Hermawan, S.H., M.Han.

PARIAMAN, METRO— Wali Kota Pariaman Yota Balad terima kunju­ngan Marsma TNI Ridha Hermawan, S.H., M.Han yang merupakan Wakil Kepala Posko Nasional Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Alam di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, kemarin. Kegiatan di awali dengan diskusi dan pemaparan terhadap beberapa ba­ngunan yang terdampak dari bencana yang ada di Kota Pariaman, serta diskusi dalam upaya pencapaian tujuan bersama da­lam upaya percepatan

Yota Balad, sampaikan ucapan selamat datang kepada Jenderal Bintang Satu di TNI AU tersebut di Kota Pa­riaman, ia harapkan kedata­ngan tim satgas nasional Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Alam mampu lebih mensingkronkan terkait percepatan pembangunan dae­rah Kota Pariaman dan da­erah-daerah lainnya da­lam tiga wilayah provinsi di Pulau Sumatera ini.

Kepada tim satgas ter­sebut, Yota Balad, laporkan beberapa aspek pembangunan pasca bencana telah mulai dikerjakan dan hampir 75 % selesai, namun ada beberapa usulan tambahan yang belum ter-akomodir dikarenakan faktor sosial dan kekeluargaan, namun secepatnya hal ini akan se­gera terselesaikan dan dapat kembali dilanjutkan da­lam proses pembangunan, se­perti ba­ngu­nan huntap dan relokasi jembatan gantung di Desa Rambai dan Kampung A­par.

Baca Juga  11 Kafilah MTQ Sumbar Masuk Final, Dua Kafilah Berhasil Juara Satu dari Padangpariaman

Yota juga sampaikan usulan revitalisasi aliran sungai “Batang Mangua” (batang mangor) dengan Panjang kurang lebih 12 km, yang merupakan batas daerah antara Kota Pariaman dan Kabupaten Pa­dang Pariaman yang sering amblas dan terkikis oleh aliran air sungai jika hujan lebat dan membahayakan pemukiman penduduk yang berada di pinggir aliran sungai.

Menjawab pernyataan Wako Pariaman itu, Marsma TNI Ridha Hermawan, sampaikan akan mendorong percepatan pemba­ngunan daerah Kota Pariaman dan kita sampaikan ke Ketua Satgas national da­lam hal ini diketuai langsung oleh Menteri Dalam Negeri, M. Tito Karnavian.

Baca Juga  400 Kelompok Tani Belum Terima Bantuan Alsintan 2019

”Karena memang kegiatan kunjungan ini menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam memulihkan kondisi wilayah yang terdampak bencana secara menyeluruh dan berkelanjutan sekaligus melakukan monitoring dan evaluasi penanganan bencana serta percepatan realisasi dana TKD agar tepat sasaran dan dapat dirasakan langsung oleh ma­sya­ra­kat,” sebutnya.

Ia bersama tim juga akan langsung melakukan survey lapangan memastikan semua indikator dan usulan yang disampaikan menjadi prioritas utama karena menyangkut de­ngan sarana prasaran u­mum dan sarana Pendidikan dan Kesehatan yang ada di Kota Pariaman. Survey monitoring lapangan tersebut melibatkan beberapa instansi di Kota Pariaman, yakni BPBD, BAPPEDA Kota Pariaman, Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan, Dinas PUPR, Inspektorat, Finas Perkim dan Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan dan bagian pe­merintahan.(efa)