METRO PESISIR

Kualitas Udara di Angka 162, Sekolah di Padangpariaman Tetap Gelar Pembelajaran Tatap Muka

×

Kualitas Udara di Angka 162, Sekolah di Padangpariaman Tetap Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Sebarkan artikel ini
BERIKAN ARAHAN— Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis berikan arahan saat pimpin rapat di ruang rapat bupati, kemain.

PDG.PARIAMAN, METRO— Di tengah kekhawatiran masyarakat terhadap kon­disi cuaca dan kualitas udara belakangan ini, Pemerintah Kabupaten Pa­dangpariaman memastikan kegiatan belajar me­ngajar di sekolah masih tetap berlangsung. Namun, langkah perlindungan te­tap menjadi perhatian, terutama bagi anak-anak yang beraktivitas di luar ruangan.

Kepastian tersebut disampaikan Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis di Ruang Rapat Bu­pati,kemain, didampingi Sekda Hendra Aswara, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DLHPKPP).

Berdasarkan pemantauan Shelter Air Quality Monitoring System (AQMS) milik Dinas Lingkungan Hidup Padangpariaman, kondisi kualitas udara saat ini berada pada angka 162. Pemkab Padangpariaman masih menilai kondisi ter­sebut memungkinkan ma­syarakat untuk beraktivitas di luar ruangan, dengan tetap memperhatikan langkah perlindungan kesehatan.

”Untuk saat ini masih dalam batas toleransi untuk beraktivitas di luar ruangan atau di lapangan terbuka,” ujar Bupati John Kenedy Azis.

Baca Juga  Bupati Padangpariaman Tinjau Banjir Sepanjang Batang Ulakan

Keputusan untuk tetap melaksanakan pembelajaran tatap muka juga mempertimbangkan semakin dekatnya pelaksanaan U­jian Tengah Semester (U­TS). Sekitar dua hingga tiga minggu lagi, siswa akan menghadapi UTS sehingga waktu pembelajaran yang tersedia dinilai penting untuk mempersiapkan kemampuan mereka.

Di sisi lain, Pemkab Padangpariaman turut mem­pertimbangkan kondisi anak-anak apabila pem­belajaran dialihkan ke rumah. Pengalaman se­jumlah daerah yang menerapkan pembelajaran dari rumah menunjukkan bahwa anak-anak belum tentu sepenuhnya berada di da­lam rumah dan masih berpotensi melakukan aktivitas di ruang terbuka.

”Walaupun dirumahkan, anak-anak ternyata masih banyak beraktivitas di luar rumah, bermain sepeda, bermain dengan teman-temannya di tempat terbuka,” jelasnya.

Atas berbagai pertimba­ngan tersebut dan masukan yang diterima pemerintah daerah, Pemkab Padangpa­riaman memutuskan anak-anak masih tetap melaksa­nakan pembelajaran di se­kolah untuk sementara waktu.

Baca Juga  Ribuan APK Caleg Diturunkan Petugas

Meski demikian, keputusan ini tidak bersifat permanen. Pemkab Padangpariaman akan terus memantau perkembangan cuaca dan kualitas udara. Apabila kondisi berubah dan membutuhkan penyesuaian, kebijakan terhadap kegiatan belajar mengajar akan dikaji kembali. Bupati juga mengingatkan ma­syarakat, terutama anak-anak sekolah, agar tetap menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah sebagai langkah perlindungan di tengah kondisi udara saat ini. ”Kita tetap sekolah, tetapi dengan ca­tatan warga dan anak-anak yang beraktivitas di luar rumah tetap menggunakan masker. Keputusan ini akan kita tinjau kembali tergantung perkembangan cuaca ke depan,” tegasnya. Pem­kab Padangpariaman me­ngimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap me­ngikuti perkembangan informasi melalui sumber resmi pemerintah. Kondisi cuaca dan kualitas udara akan terus dipantau sebagai dasar dalam menentukan langkah selanjutnya. “Semoga Allah SWT melindungi kita semua,” tutup Bupati megakhiri. (efa)