PARIAMAN, METRO–Asosiasi Fotografi Indonesia (AFI) Wilayah Sumbar ikut meramaikan pesona Hoyak Tabuik Piaman 2026. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Pariaman, Yota Balad usai menerima kunjungan pengurus AFI Sumbar di Panggung Utama iven Bandagala, Muaro Pantai Gandoriah, Kota Pariaman, Sabtu kemarin.
Yota Balad menyatakan dukungan penuhnya terhadap pembentukan dan keberadaan AFI di Sumatera Barat. Beliau berharap kehadiran wadah ini mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi sektor pariwisata daerah.
“Kita meminta kepada seluruh jajaran pengurus AFI agar ikut aktif mempromosikan potensi pariwisata Kota Pariaman ke kancah nasional maupun internasional. Promosi tersebut diharapkan dapat dioptimalkan baik melalui momentum berskala besar seperti Event Budaya Nasional Pesona Hoyak Tabuik, maupun melalui eksplorasi visual keindahan destinasi wisata alam dan budaya yang dimiliki Pariaman,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan mandat kepengurusan AFI Sumbar serta penyerahan Majalah “Mata”. Majalah produksi AFI ini merupakan media visual yang merangkum berbagai event seni, budaya, serta pesona pariwisata dari seluruh penjuru Indonesia.
Sementata itu, Ketua Umum AFI, Andi Kusnadi yang didampingi oleh Dewan Pembina AFI yang sekaligus Fotografer Nasional, Arbain Rambey mengatakan bahwa penyerahan majalah “MATA” ini bisa menjadi referensi sekaligus media kolaborasi visual ke depan.
“Kami juga menyerahkan mandat pengurus AFI. Mandat ini merupakan amanah resmi bagi kami untuk mengibarkan bendera AFI dan mewadahi para fotografer serta pelaku industri kreatif visual di ranah Minang. Kami sangat mengharapkan dukungan, arahan, dan sinergi dari Bapak Wali Kota Pariaman demi kelancaran pembentukan, pelantikan, hingga program kerja AFI,” ujarnya.
AFI Wilayah Sumbar adalah wadah organisasi resmi tingkat daerah yang menghimpun para fotografer baik amatir, hobi, maupun professional serta klub-klub fotografi yang ada di wilayah Sumatra Barat. AFI Sumbar berada di bawah naungan AFI Pusat (federasi fotografi tertinggi di Indonesia yang diakui secara nasional dan internasional melalui FIAP/Fédération Internationale de l’Art Photographique). (efa)






