METRO PESISIR

Mulyadi Kunjungi Seleksi BeasiswaUniversitas Persim Bandung

×

Mulyadi Kunjungi Seleksi BeasiswaUniversitas Persim Bandung

Sebarkan artikel ini
SELEKSI PSIKOTES— Sebanyak 12 orang putra-putri terbaik Kota Pariaman mengikuti seleksi psikotes untuk memperebutkan beasiswa penuh di Universitas PASIM Bandung melalui jalur Pemberdayaan Umat Berkelanjutan (PUB).

PARIAMAN, METROSebanyak 12 orang putra-putri terbaik Kota Pa­riaman mengikuti seleksi psikotes untuk memperebutkan beasiswa penuh di Universitas PASIM Ban­dung melalui jalur Pemberdayaan Umat Berkelanjutan (PUB), kemarin. Ujian yang difasilitasi oleh Pemerintah Kota Pariaman dikunjungi oleh Wakil Walikota Pariaman, Mulyadi di Labor Komputer SMPN 2 Kota Pariaman.

Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi mengatakan bahwa seluruh proses kelulusan ditentukan sepenuhnya oleh tim dari Universitas PASIM Bandung. Se­telah psikotes ini, tim pe­nguji akan melakukan survei langsung (visitasi) ke rumah masing-masing calon mahasiswa untuk melihat motivasi serta meminta izin langsung dari orang tua.

“Saat ini kita melakukan pemantauan ujian masuk psikotes Universitas PASIM di Bandung melalui jalur PUB. Jalur ini merupakan program beasiswa pe­nuh di Universitas Nasio­nal PASIM Bandung dan ini mendukung program unggulan Pemko Pariaman yaitu Satu Keluarga Satu Sarjana Plus. Beasiswa ini mencakup seluruh biaya kuliah dan uang saku hingga lulus bagi siswa yang lolos. Seleksi ini sangat ke­tat sekali dan tidak ada intervensi dari pemerintah daerah. Kami ingin mereka yang lulus adalah anak-anak yang siap berkom­petisi dan memiliki daya juang tinggi. Pasalnya, stan­dar akademiknya ketat; jika IPK di bawah 3, risikonya adalah drop out (DO), “ ungkapnya.

Baca Juga  Bupati Ali Mukhni Tanam Pohon Mangrove

Selain dengan Universitas PASIM, Pemko Pariaman juga telah menjalin kerja sama dengan 18 perguruan tinggi lainnya, baik di dalam maupun di luar Sumatera Barat. Bahkan, Pemko tengah menjajaki kerja sama serupa dengan kampus di luar negeri, salah satunya Malaysia. “Pendidikan adalah satu-satunya cara efektif untuk memutus mata rantai kemiskinan. Kesempatan ti­dak datang dua kali, semoga 12 anak yang ikut tes hari ini bisa memberikan hasil terbaik dan nantinya dapat mengangkat derajat ekonomi keluarga mereka dan kepada anak – anak Kota Pariaman yang lainnya,  jangan sampai me­nyia-nyiakan fasilitas yang telah kita sediakan, “ tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Pariaman, Hertati taher yang didampingi Sekretaris Disdikpora Kota Pariaman, Yurnal menjelaskan bahwa ke-12 peserta tersebut merupakan mereka yang telah lolos tahap seleksi administrasi dan tes daring sebelum­nya. Dari total 31 pendaftar awal, hanya 13 orang yang dinyatakan berhak ikut psikotes, namun satu orang berhalangan hadir. “Hari ini murni seleksi dari Universitas PASIM melalui jalur PUB. Kami dari Pemko Pariaman hanya memfasilitasi tempat dan menginformasikan peluang ini kepada masyarakat kurang mampu yang memiliki te­kad kuat untuk kuliah. Beasiswa ini menjadi incaran karena menawarkan fasilitas yang sangat lengkap. Seluruh pembiayaan ditanggung 100% oleh Universitas PASIM, meliputi pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT), fasilitas asrama uang saku bulanan, peminjaman alat kuliah (laptop/perangkat pendu­kung) dan penyaluran langsung ke dunia kerja setelah lulus, “ ungkap­nya.

Baca Juga  Kerja Sama Forkopimda, Tentramkan Masyarakat

Untuk Tahun 2026, Pemko Pariaman telah membuka kesempatan pada anak – anak Kota Pariaman untuk mendapatkan program Saga Saja Plus sampai Tanggal 23 April 2026. Pe­ngumuman untuk lulus sleksi administrasi berupa yang masuk Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) akan disampaikan pada akhir April dan selanjutnya calon mahasiswa mendaftar sesuai perguruan tinggi yang di­pilihnya. Nanti menyesuaikanlah dengan jadwal tes akademik perguruan tinggi. (efa)