PAYAKUMBUH, METRO — Polres Payakumbuh menyiagakan personil untuk mengurai kemacetan arus lalu lintas saat mudik dan balik lebaran 1447H-2026 M. Selain itu juga melakukan langkah langkah strategis untuk mengatur dan mengurai kepadatan arus lalu lintas. Selain itu Polres Payakumbuh, juga menyiapkan jalur alternatif untuk mencegah dan mengurai kemacetan yang terus terjadi setiap kali lebaran idul Fitri dari tahun ke tahun. Terutama kepadatan di Jalan Nasional Payakumbuh-Bukittinggi dan pusat kota Payakumbuh Jalan Sudirman.
Kapolres Payakumbuh AKBP Ricky Ricardo, didampingi oleh Kabag Ops Kompol Winedri, menyampaikan bahwa pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas secara intens telah dilakukan sejak tanggal 18 Maret 2026 hingga nantinya pada puncak arus balik.
“Setiap momen perayaan lebaran situasi kepadatan serta kemacetan arus lalu lintas tentunya tidak bisa kita hindari. Namun kita ( Polri ) bersama instansi terkait telah mempersiapkan langkah strategis untuk mengurangi dan mengurai kemacetan arus lalu lintas tersebut demi kenyamanan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik, “ ungkap Kapolres, Senin (23/3)
Kapolres menambahkan, khusus Polres Payakumbuh telah menggelar ratusan personil untuk lakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas selama perayaan lebaran di wiliayah hukumnya.
Beberapa diantaranya dibagi dan ditempatkan pada pos-pos pengamanan serta pelayanan yang bertujuan untuk memantau situasi kamtibmas di sepanjang jalur mudik, dalam hal ini ini juga dibentuk tim urai kemacetan yang secara mobile bertujuan untuk memecah dan mengurai kepadatan arus guna menghindari kemacetan, dan tidak ketinggalan tim Raimas Satuan Samapta yang berpatroli menggunakan sepeda motor untuk mencegah terjadinya potensi tindak pidana dan kejahatan jalanan (Street Crime).
“ Betul, semua personil telah tergelar di lapangan dan bersiaga 1×24 jam dalam bertugas,” terang Kapolres.
Dengan telah tergelarnya personil di lapangan, Kapolres juga berharap kerja sama dan kesabaran pengguna jalan untuk mematuhi peraturan lalu lintas serta arahan petunjuk jalan yang diberikan personil kepolisian jika nantinya diarahkan kepada jalan alternatif. “Sebelumnya kami mohon maaf jika perjalanan masyarakat terganggu, namun hal ini di lakukan demi kenyamanan dan keamanan kita bersama, “ pungkas Ricky.
Berikut beberapa titik (spot) yang digunakan sebagai jalur alternatif oleh Polres Payakumbuh, Simpang By Pass ( Warna Warni ) – Payobasung – Labuah Basilang dan Situjuh dipersiapkan untuk pengguna jalan dari arah Pekanbaru menuju Batusangkar, Lintau, Sijunjung dan sekitarnya. Begitu juga sebaliknya nanti saat proses arus mudik lebaran.
Simpang Tanjuang Anau – Simpang Parit hingga berakhir di Simpang By Pass Koto Nan IV dipersiapkam untuk pemudik dari Pekanbaru ke arah Bukittinggi – Pariaman – Padang – Pasaman dan sekitarnya. Jalur ini nantinya juga dipersiapkan untuk arus balik.
Simpang Piladang – Kenagarian Barulak dan seterusnya dipersiapkan untuk pemudik yang melakukan perjalanan ke arah Kabupaten Tanah Datar, Solok dan sekitarnya. “Kami mengingatkan kembali tentang himbauan Bapak Kapolri terkait potensi meningkatnya mobilitas masyarakat pasca perayaan Idul Fitri, Untuk itu Polri bersama seluruh jajaran telah meningkatkan kesiapan personel di lapangan, baik dalam pengaturan lalu lintas maupun pengamanan di titik-titik rawan kepadatan,” ujar AKBP Ricky Ricardo.
Ia menegaskan bahwa pengelolaan arus balik akan terus dilakukan secara optimal sebagaimana saat arus mudik, guna memastikan perjalanan masyarakat tetap aman, lancar dan nyaman. (uus)






