PADANG PASIR, METRO — Wali Kota Padang, Fadly Amran, menghadiri penutupan (Closing Ceremony) kompetisi basket pelajar terbesar, Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Sumatera, yang berlangsung meriah di GOR Prayoga Padang, Sabtu (22/8/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan ajang ini yang dinilai tak hanya menjadi tempat berlaga, tetapi juga ruang pembinaan karakter dan penyalur bakat positif bagi para pelajar di Sumatera Barat.
“Atas nama Pemerintah Kota Padang, kami sangat mengapresiasi pelaksanaan Honda DBL ini karena menjadi wadah lahirnya bibit-bibit atlet basket yang handal sekaligus memberikan banyak manfaat positif. Terima kasih kepada panitia penyelenggara dan pihak sponsor yang konsisten menghadirkan kompetisi ini secara rutin dan baik setiap tahunnya,” ujar Fadly Amran.
Ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan ini selaras dengan Program Padang Balomba yang merupakan bagian dari Program Unggulan (Progul) Padang Juara.
Kompetisi tahunan ini turut menjadi jembatan bagi para student athlete terbaik Sumatera Barat untuk menembus seleksi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. Tahun ini, antusiasme peserta terlihat kian meningkat dengan keterlibatan 15 tim SMA putri, 4 tim SMP putri, serta 29 tim SMA putra dan 8 tim SMP putra dari berbagai sekolah.
Laga puncak kompetisi ini menyajikan persaingan sengit yang mencatatkan sejarah baru. Kategori putri berhasil disabet oleh SMA Don Bosco Padang usai membekuk Adabiah 2 dengan skor 49-41. Sementara pada partai final putra, kejutan besar terjadi ketika SMAN 2 Bukittinggi (Singo Radjo) berhasil menumbangkan sang juara bertahan, SMA Don Bosco Padang, dengan skor 57-50—mematahkan dominasi gelar juara Don Bosco selama tiga tahun beruntun.
Penutupan ajang ini turut dihadiri oleh COO PT Hayati Pratama Mandiri Hendri Faezal, Marcom & Development PT Hayati Pratama Mandiri Asri Wirawan, Marketing Manager PT Menara Agung Yohanes Budianto, serta para kepala sekolah peserta. Acara kemudian diakhiri dengan penyerahan trofi dan berbagai penghargaan individu maupun tim, mulai dari Best Management, Most Favorite Player, hingga Most Valuable Player (MVP).
Fadly Amran berharap kompetisi DBL dapat terus bergulir secara berkelanjutan untuk menempa kedisiplinan dan sportivitas generasi muda. “Semoga kompetisi ini terus digelar secara berkelanjutan karena mampu mendorong generasi muda mencintai olahraga, membentuk keterampilan, kedisiplinan, dan sportivitas, serta menjadi sarana positif untuk menjauhkan pelajar dari berbagai perilaku negatif,” pungkasnya. (oza)






