BERITA UTAMA

Tunggu Pembeli, Pengedar Diciduk di Kamar Hotel

×

Tunggu Pembeli, Pengedar Diciduk di Kamar Hotel

Sebarkan artikel ini

PESSEL, METRO – Sudah menjadi target sejak beberapa bulan belakangan lantaran terlibat dalam peredaran narkoba, seorang pengedar diringkus Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Pessel di salah satu hotel di Painan, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Rabu (11/12) pukul 04.30 WIB.

Dari tangan pengedar yang sudah paruh baya berinisial J (50) itu, petugas menemukan barang bukti berupa satu paket narkotika jenis sabu dalam bungkusan plastik bening yang dibalut tisu. Setelah itu, pelaku digiring ke Mapolres untuk pengusutan lebih lanjut.

Kapolres Pesisir Selatan AKBP Cepi Noval melalui Kasat Narkoba Iptu Heritsyah mengatakan, pelaku berada di dalam hotel diduga akan bertransaksi dengan pembeli. Namun, belum sempat bertransaksi, pelaku sudah keburu ditangkap berikut dengan barang bukti.

Baca Juga  Rumah Pijit Plus-plus di Bukittinggi Digerebek

“Pelaku sudah lama kita incar. Selama ini pelaku sangat lihai menjalankan bisnisnya, sehingga kita sedikit kesulitan memastikan kapan pelaku memiliki bukti. Karena, kita tidak bisa begitu saja menangkap tanpa bukti,” ungkap Iptu Heritsyah.

Iptu Heritsyah menjelaskan, setelah mengintai selama beberapa bulan, pada hari itu pihaknya mendapat informasi kalau pelaku mendatangi hotel dan menginap di sana untuk melakukan transaksi. Dari informasi itulah, pihaknya memastikan pelaku memiliki narkoba.

“Kita langsung bergerak ke hotel dan bekerja sama dengan pihak hotel. Setelah aman, kita lakukan penggerebekan. Pelaku sempat memberontak dan mengelak. Tetapi, setelah kita geledah dan menemukan sabu, pelaku tidak bisa berbuat banyak dan mengakui perbuatannya,” ungkap Iptu Heritsyah.

Baca Juga  Alat Tambang Emas Ilegal di Dharmasraya Dibakar

Iptu Heritsyah menjelaskan, selain akan bertransaksi, pelaku juga berencana melakukan pesta narkoba. Pasalnya, di lokasi juga ditemukan alat hisap sabu (bong).”Pelaku sudah kita tahan. Sekarang, kita masih dalami untuk mengungkap jaringannya,” pungkas Iptu Heritsyah. (rio)