PARIAMAN, METRO—Sebuah truk pengangkut trafo milik PLN terbalik menimpa mobil dan dua sepeda motor di Simpang Tugu Tabuik, kawasan Kampung Cina, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Senin (20/7) sekitar pukul 11.00 WIB.
Insiden tersebut sempat memicu kepanikan warga karena truk pengangkut trafo itu terbakar dan mengeluarkan kepulan asap tebal. Warga pun seketika menjauh lantaran khawatir api semakin membesar. Tak berselang lama, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) tiba di lokasi untuk memadamkan api.
Beruntung kecelakaan ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Setelah api dipadamkan, seluruh kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan itu, dievakuasi dari lokasi.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran Kota Pariaman Eri Gustian mengatakan, kecelakaan bermula saat truk hendak diderek keluar dari area kantor PLN.
“Di tengah proses evakuasi, kabel penarik truk tiba-tiba putus sehingga kendaraan meluncur tanpa kendali ke jalan raya. Ketika terbalik itu, truk menimpa satu unit mobil Honda Freed dan dua sepeda motor Vario serta BeAT,” kata Eri Gustian.
Setelah itu, kata Eri Gustian, api muncul dari bagian trafo dan memicu asap tebal di Simpang Tugu Tabuik. Beruntung, api dengan cepat dipadamkan oleh petugas Damkar Kota Pariaman di lapangan sebelum api membesar dan menyambar bangunan di dekatnya.
“Dalam kejadian ini dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Sedangkan untuk kerugian, kami belum bisa memaparkannya dan kami serahkan kepada pihak berwajib,” ujar dia.
Sementara itu, kata Eri Gustian, untuk arus lalu lintas juga terganggu serta tidak bisa dilewati dari arah Padangpariaman menuju Padang maupun sebaliknya. Sehingga petugas kepolisian mengalihkan arus lalu lintas menuju arah Pantai Gandoriah dan Pasar Pariaman.
“Kendaraan dialihkan ke arah pantai, karena asap masih tebal, menghambat pandangan pengendara.Untuk petugas yang terlibat dalam penanganan kebakaran ini mulai dari Damkar, TNI, Polri dan Satpol PP,” sambung Eri Gustian.
Eri Gustian menambahkan, pihaknya mengerahkan tiga unit mobil pemadam dan 14 personel untuk memadamkan api. Setelah api dipastikan tidak ada lagi, personel kembali ke markas.
“Kepulan asap memang agak lama hilangnya, karena kabel-kabel yang didalam trafo terbakar. Untuk api sudah dipastikan padam,” tutupnya. (*)






