BERITA UTAMA

Tiga Hari Hilang, Jesta Saputra Ditemukan Mengapung di Laut

×

Tiga Hari Hilang, Jesta Saputra Ditemukan Mengapung di Laut

Sebarkan artikel ini
TENGGELAM— Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban yang tenggelam di Pantai Buayo Putih, Nagari Taratak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel).

PESSEL, METROTiga hari pencarian, bocah laki-laki yang dilaporkan hilang tenggelam di pintu muara Pantai Simpang Tigo Buayo Putih, Nagari Taratak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), berhasil diteukan Tim SAR gabungan pada Selasa (12/5).

Sayangnya, korban yang diketahui bernama Jestra Saputra (10) ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Jasadnya ditemukan Tim SAR gabungan mengambang di tengah laut yang jaraknya cukup jauh dari titik korban dilaporkan tenggelam.

Kepala Basarnas Painan, Pesisir Selatan Wahyu, didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Pessel Hendri Agustian, membenarkan penemuan korban tenggelam di Nagari Taratak.

“Dalam pencarian korban Jestra Saputra hari ketiga ini menurunkan dua perahu karet milik Basarnas dan BPBD Pessel, di­bantu kapal nelayan milik masyarakat setenpat. Berkat  kerjasama tim dan warga, kita berhasil temukan korban Jestra Saputra,” kata Wahyu.

Baca Juga  Wako Ramadhani Kirana Putra Dianugrahi Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia

Wahyu menuturkan, korban Jestra Saputra ditemukan kurang lebih 8 Mil dari lokasi awal korban mandi-mandi dan terseret ombak, dalam posisi mengapung. Selanjutnya, korban dibawa ke Pukesmas dan diserahkan pada pihak keluarga.

“Kami mengucapkan terima kasih pada masya­rakat selama pencarian bekerjasama dalam mela­kukan pencarian, dan be­ker­jasama dengan anggota Basarnas dan TRC BPBD Pessel,” jelas Wahyu.

Sebelumnya, seorang anak laki-laki dilaporkan hilang tenggelam saat berenang bersama teman-temannya di pintu muara Pantai Simpang Tigo Buayo Putih, Nagari Taratak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Minggu (10/5) sekitar pukul 16.00 WIB.

Baca Juga  Kirim Surat untuk Masyarakat Sumbar, Prabowo: Nasrul Abit dan Indra Catri Pilihan Terbaik

Hilangnya korban bernama Jestra (10), sontak membuat warga maupun pengunjung objek wisata itu heboh dan panik. Pencarian terhadap korban pun langsung dilakukan hingga malam. Sayangnya, korban belum berhasil ditemukan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian bermula saat warga setempat membuka muara yang sebelumnya tertutup. Setelah muara terbuka, arus air mengalir deras me­nuju laut. Korban yang me­rupakan pelajar SD yang tinggal di Pasar Tara­tak, diduga hendak berenang melintasi aliran air untuk mengambil bajunya yang tertinggal di te­bing seberang.

Namun nahas, korban justru terseret arus deras hingga terbawa ke laut. Situasi di lokasi semakin sulit karena ombak tinggi disertai air keruh yang membatasi jarak pandang warga saat melakukan pen­carian. (rio)