BERITA UTAMA

Terpeleset, Pelajar SD Tewas Tenggelam

×

Terpeleset, Pelajar SD Tewas Tenggelam

Sebarkan artikel ini

PARIAMAN, METRO – Diduga tak pandai berenang dan terpeleset, seorang pelajar Sekolah Dasar (SD) saat sedang mandi bersama temannya, tenggelam dan ditemukan sudah tidak bernyawa di Sungai Batang Mangoe di Dusun Rimbo Sitapuang, Desa Rambai, Kecamatan Pariaman Selatan, Kamis (8/8) sekitar pukul 16.00 WIB.
Korban Ahmad Alfarido (8) warga Korong Limau Hantu, Nagari Balah Air, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak itu ditemukan warga di dasar sungai. Saat ditemukan, warga sempat berusaha memberikan pertolongan pertama, namun diduga akibat air sudah memenuhi paru-parunya, membuat nyawa bocah itu tak dapat diselamatkan.
Usai kejadian, warga kemudian membawa jasad korban ke rumah orang tuanya. Melihat anaknya yang pulang sudah jadi mayat, padahal sebelumnya pamitan pergi bermain, sontak membuat orang tua dan keluarganya histeris. Tak lama berselang, polisi datang ke rumah korban melakukan identifikasi dan memintai keterangan saksi.
Kapolsek Pariaman AKP Irwandi menjelaskan sesusuai dengan keterangan saksi, kejadian itu berawal ketika korban mendatangi sungai bersama teman-temannya untuk mandi-mandi. Beberapa saat kemudian teman korban duluan ke tepian meninggalkan sungai, sementara korban masih mandi di sungai tersebut.
“Namun, tiba-tiba saja teman korban melihat korban tenggelam dan langsung berteriak memanggil warga untuk minta pertolongan. Tidak lama kemudian datanglah warga berupaya menyelam untuk menyelamatkan korban, namun korban sudah tidak bernapas lagi,” kata AKP Irwandi.
AKP Irwandi menjelaskan dugaan sementara penyebab tenggelamnya korban lantaran tidak bisa berenang. Ketika sedang mandi-mandi di pinggir sungai yang dangkal, tiba-tiba korban terpeleset ke bagian sungai yang dalam sehingga langsung tenggelam.
“Kedua orang tua korban menyatakan tidak bersedia dilakukan otopsi terhadap korban dan mereka ikhlas menerima kematian korban sebagai musibah. Memang secara kasat mata, tidak ada tanda-tanda luka aniaya pada tubuh korban,” pungkasnya. (z)

Baca Juga  Hujan Deras dan Anging Kencang, 5 Kabupaten Kota Diterjang Banjir dan Longsor, Kabupaten Agam Paling Parah