METRO PADANG

Tak Lagi “Berburu” Sinyal, Warga Talaok Kabupaten Solok Kini Terhubung Berkat BTS Telkomsel yang Diresmikan Andre Rosiade

×

Tak Lagi “Berburu” Sinyal, Warga Talaok Kabupaten Solok Kini Terhubung Berkat BTS Telkomsel yang Diresmikan Andre Rosiade

Sebarkan artikel ini
PERESMIAN BTS— Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade meresmikan BTS di Jorong Talaok, Nagari Sariak Alahan Tigo, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, Minggu (23/8/2026), sebagai bagian dari upaya membuka keterisolasian wilayah melalui akses telekomunikasi.

SOLOK, METROSelama bertahun-tahun, men­dapat­kan sinyal telepon seluler men­jadi persoalan tersendiri bagi warga Jorong Talaok, Nagari Sariak Alahan Tigo, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok. Untuk sekadar berkomunikasi, warga harus mencari titik tertentu yang bisa menangkap sinyal. Kini, kondisi itu mulai berubah.

Kehadiran BTS Telkomsel di Jo­rong Talaok membawa harapan b­a­ru bagi masyarakat. Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade meresmikan BTS tersebut, Minggu (23/8/2026), sebagai bagian dari upaya membuka keterisolasian wilayah melalui akses telekomunikasi. Andre datang bersama Bupati Solok Jon Firman Pandu dan Manager Network Operation Padang Telkomsel Andy Suhatril.

Bagi masyarakat Talaok, jaringan telekomunikasi bukan sekadar soal bisa menelepon atau mengirim pesan. Akses sinyal kini menjadi kebutuhan untuk mengikuti perkembangan in­for­masi, mendukung pendidikan anak-anak, ber­koordinasi dalam pelayanan pemerintahan, hingga menunjang aktivitas eko­nomi warga.

Wali Nagari Sariak Alahan Tigo Baharuddin mengungkapkan rasa syukur atas hadirnya BTS tersebut. Ia menyebut persoalan sinyal selama ini menjadi salah satu kendala yang di­rasakan masyarakat. “Ka­mi sangat berterima kasih atas bantuan dari Pak Andre. Akhirnya kami tidak susah lagi dengan sinyal,” ujar Baharuddin.

Suasana peresmian pun­ terasa berbeda bagi masyarakat. Kehadiran BTS yang berdiri di wilayah mereka bukan hanya menjadi simbol pembangunan infrastruktur, tetapi juga membuka akses warga Talaok untuk semakin terhubung dengan dunia luar.

Andre Rosiade mengatakan, pembangunan BTS di Talaok merupakan bagian dari upaya mempercepat pemerataan pembangunan sekaligus membuka keterisolasian masyarakat. Menurutnya, pembangu­nan infrastruktur tidak cukup hanya dengan membuka jalan, tetapi juga harus memastikan ma­sya­rakat memiliki akses komunikasi.

Baca Juga  Perkuat Kerja Sama, Padang- Suzhou Perkuat Sister City

“Menurut saya masih banyak. Kita sudah bangunkan belasan, tapi faktanya masih banyak blank spot. Kawan-kawan tadi di jalan kan banyak blank spot,” kata Andre yang ju­ga­ Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM).

Andre menjelaskan, semula ada empat BTS yang dijadwalkan diresmikan dalam rangkaian kunjungannya. Namun karena keterbatasan waktu, peres­mian dilakukan untuk dua BTS, yakni di Talaok dan Taratak Teleang “Sebenarnya kita harusnya me­resmikan empat BTS, tapi karena keterbatasan waktu, hari ini hanya dua di Talaok dan juga di Tara­tak Teleang,” ujarnya.

Menurut Andre, pembangunan BTS tersebut merupakan hasil dari komunikasi yang dilakukan dengan Telkomsel. Ia mengungkapkan, saat Jon Firman Pandu terpilih sebagai Bupati Solok dan belum dilantik, dirinya membawa Jon Firman Pandu bertemu Direktur Utama Telkomsel Nugroho untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan BTS bersama jajaran pemerintah daerah.

Dari usulan tersebut, enam BTS kemudian dieksekusi. Andre memastikan, perjuangan menghadirkan jaringan telekomunikasi tidak akan berhenti. Titik-titik yang masih mengalami blank spot akan didata bersama Pemerintah Ka­bu­paten Solok dan kembali diusulkan kepada Telkomsel. “Terima kasih kepada manajemen Telkomsel. Ini­lah yang dieksekusi enam BTS. Nanti kalau memang masih kurang, kita akan tambah lagi,” tegas Andre.

Baca Juga  1.450 Nelayan di Kota Padang bakal Dibantu BLT BBM

Bagi Andre, membuka keterisolasian masyarakat di daerah terpencil harus dilakukan secara menyeluruh. Jalan diperlukan agar masyarakat bisa bergerak, sementara jaringan telekomunikasi membuat mereka dapat berkomunikasi dan mengakses informasi tanpa harus meninggalkan kampung hanya untuk men­cari sinyal. “Ini terasa kemerdekaan ini. Ini terasa manfaatnya, alhamdulillah,” kata Andre.

Perhatian terhadap Ka­bupaten Solok, kata Andre, juga datang melalui pembangunan infrastruktur jalan. Mulai bulan depan, sejumlah ruas jalan di Ka­bupaten Solok akan diper­bai­ki dengan nilai anggaran sekitar Rp60 miliar. Penanganan akan dilakukan pada sejumlah titik sesuai kebutuhan daerah.

Sementara itu, Bupati Solok Jon Firman Pandu mengapresiasi perhatian pemerintah pusat dan Andre Rosiade terhadap pem­­­bangunan Kabupaten Solok. Menurutnya, perluasan akses telekomunikasi merupakan kebutuhan penting untuk membuka keterisolasian dan memperkuat aktivitas ma­sya­rakat.

“Kami tentu sangat me­ng­apresiasi perhatian pemerintah pusat dan Pak Andre Rosiade terhadap Kabupaten Solok. Ini menjadi bentuk sinergi yang sangat baik dalam menjawab kebutuhan masya­rakat,” kata Jon Firman Pandu.

Selain meresmikan BTS, Andre juga menyerahkan bantuan dan melakukan peletakan batu pertama perbaikan Masjid Istiqa­mah di Jorong Talaok. Kini, bagi warga Talaok, satu persoalan yang selama ini terasa sederhana tetapi sangat berarti mulai teratasi. Me­reka tidak perlu lagi berburu titik sinyal atau menunggu kesempatan untuk bisa terhubung dengan keluarga, sekolah, pemerintah maupun dunia usaha. (*)