AGAM/BUKITTINGGI

Tak Ingin Warga Hanyut Lagi, Bupati JKA Instruksikan Jembatan Darurat Anduring Harus Dibangun

×

Tak Ingin Warga Hanyut Lagi, Bupati JKA Instruksikan Jembatan Darurat Anduring Harus Dibangun

Sebarkan artikel ini
ARAHAN—Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis, berikan arahan pada seorang warga saat meninjau jembatan penyeberangan sungai.

PDG.PARIAMAN, METRO–Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis, kemarin,  meninjau langsung lokasi penyeberangan Su­ngai Batang Anai di Nagari Anduring, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, karena ada insiden hanyutnya seorang lanjut usia yang berhasil diselamatkan warga. Da­lam kunjungan tersebut, Bupati di­dampingi Wakil Bupati Rahmat Hidayat, Penjabat Sekretaris Daerah Hendra As­wara, Ketua TP PKK Nita Azis, dan se­jum­lah organisasi perangkat daerah (OPD), serta Camat 2×11 Kayu Tanam.

Peninjauan dilakukan tak lama setelah Bupati kembali dari perjalanan dinas luar daerah. Ia menegaskan ti­dak ingin insiden serupa terulang dan berpotensi menimbulkan korban jiwa.

“Besok pengerjaan je­m­ah dimulai. Kami minta dukungan masyarakat agar pembangunan ini berjalan lancar,” ujar John Kenedy Azis kemarin.

Baca Juga  Bupati Agam Dukung Penuh Program Makan Bergizi Gratis Nasional

Ia juga menginstruksikan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan OPD terkait untuk segera mengeksekusi pembangunan jembatan da­rurat sebagai solusi sementara, agar aktivitas masya­rakat yang bergantung pada jalur tersebut dapat kembali berjalan dengan aman.

Di hadapan perangkat nagari, mulai dari wali korong, wali nagari hingga camat, Bupati menekankan pentingnya pengawasan harian terhadap proses pem­bangunan. Ia meminta laporan perkembangan disampaikan secara rutin agar pengerjaan dapat diselesaikan secepat mung­kin.

Sebelumnya, seorang lansia bernama Afrizal Yatim (70) dilaporkan hanyut saat mencoba menyebe­rangi Sungai Batang Anai dengan berpegangan pada seutas tali. Di tengah arus sungai, korban terjatuh dan terseret. Seorang pemuda setempat, Kadri Maiwansyah (25), kemudian nekat terjun ke sungai dan berhasil menyelamatkan korban. “Ambo lansuang tajun ka batang aie untuak manolong pak Afrizal nan hanyuik dan ham­pie tabanam,” ujar Ka­dri.

Baca Juga  Dialog Bersama Bawaslu Agam, Pjs Bupati Bahas Persiapan Pilkada 2024 Suhendra: Pentingnya Sosialisasi Terkait Independensi dan Netralitas ASN

Atas aksi heroiknya, Pemerintah Kabupaten Pa­dang­­pariaman memberikan penghargaan kepada Kadri. Pada kesempatan tersebut, Bupati menyerahkan sebuah telepon seluler sebagai bentuk apre­siasi.

Diketahui, lokasi penyeberangan tersebut sebelumnya memiliki jembatan penghubung antara Kayu Tanam dan Nagari Anduring. Namun, jembatan itu runtuh akibat banjir saat bencana hidrometeorologi pada November 2025.

Saat ini, pembangunan kembali jembatan perma­nen telah masuk dalam Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi (R3) pascabencana di Provinsi Sumatera Barat. Sementara me­nunggu realisasi program tersebut, pembangunan jembatan darurat menjadi solusi mendesak bagi kebutuhan masyarakat setempat. (efa)