SOLOK/SOLSEL

Tahap Kedua Penerima Bantuan Pangan, Pemko Salurkan Bantuan Beras pada 7.819 Keluarga

×

Tahap Kedua Penerima Bantuan Pangan, Pemko Salurkan Bantuan Beras pada 7.819 Keluarga

Sebarkan artikel ini
SALURKAN BANTUAN— Sebanyak 7.819 keluarga di Kota Solok menerima bantuan pangan. Penyalurkan bantuan pangan berupa beras ini merupakan bantuan tahap kedua bago Penerima Bantuan pangan (PBP). Setiap keluarga penerima bantuan memperoleh alokasi beras sebanyak 10 kilogram per bulan.

SOLOK, METRO— Sebanyak 7.819 keluarga di Kota Solok menerima bantuan pangan. Penyalurkan bantuan pangan berupa beras ini merupakan bantuan tahap kedua bago Penerima Bantuan pangan (PBP). Setiap keluarga penerima bantuan memperoleh alokasi beras seba­nyak 10 kilogram per bulan. Dengan penyaluran untuk tiga bulan sekaligus, ma­sing-masing penerima men­dapatkan total 30 kilogram beras.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Solok, Ade Kurniati, menyampaikan apresiasi kepada Bulog Cabang Solok dan seluruh instansi yang terlibat da­lam proses penyaluran bantuan pangan tersebut.

“Terima kasih kepada Bulog Cabang Solok yang sudah membantu Pemerintah dalam menyalurkan bantuan beras ini, serta instansi terkait lainnya yang sangat berperan dalam proses penyaluran dan pendistribusian bantuan kepada masyarakat,” u­capnya.

Baca Juga  Meriahkan Hut Bhayangkara ke-76, Sat Lantas Polres Solsel Sambangi Rumah Tahfidz Gratis

Secara keseluruhan lanjutnya, beras yang disalurkan mencapai lebih dari 234,57 ton. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan ma­sya­rakat sekaligus memper­kuat ketahanan pangan rumah tangga penerima man­faat.

Penyaluran dilaksanakan di masing-masing kelurahan untuk memudahkan ma­syarakat menerima bantuan. Proses distribusi juga melibatkan ber­bagai pihak terkait guna memastikan bantuan da­pat disalurkan kepada penerima sesuai data dan jadwal yang telah ditetapkan.

Bantuan pangan beras menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah da­lam menjaga ketersediaan pangan masyarakat. Selain membantu memenuhi kebutuhan konsumsi rumah tangga, program ini juga diharapkan turut mendukung stabilitas pasokan dan harga beras serta berkontribusi dalam pengendalian inflasi.

Baca Juga  Pasca Kepala OPD Positif Covid-19, ASN Dilarang Ngantor dan Keluar Rumah

“Bantuan pangan da­lam bentuk beras merupakan komitmen Pemerintah untuk mem­bantu me­ning­katkan kesejahteraan ma­syarakat, menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat pe­nerima sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional,” pungkasnya.  (vko)