PADANGPARIAMAN, METRO – Usai menabrak mobil pikap yang melaju dari arah berlawanan, mobil minibus Gran Max bernomor polisi BM 1460 AX yang melaju di jalur kanan kemudian menabrak kedai Pinyaram Annisam di Kelok Panyiaram Nagari Kayu Tanam Kecamatan 2×11 Enam Lingkung, Kabupaten Padangpariaman, Senin (2/9) sekitar pukul 11.40 WIB.
Diduga kecelakaan itu dipicu sopir Gran Max bernama M. Fauzan (21) warga Kampung Panjang Jr. Tantaman Tigo Koto Silungkang Palembayan, Kabupaten Agam itu mengemudi dalam kondisi mengantuk sehingga lepas kendali dan melaju di lajur yang salah. Beruntung, dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa.
Namun, akibat kecelakaan itu, bangunan kedai Pinyaram Annizam mengalami rusak parah. Talase tempat pajangan makanan yang dijual di kedai itu hancur ditabrak mobil Gran Max. Untungnya, pemilik kedai bisa menyelamatkan diri saat mobil meringsek masuk ke dalam kedai dan berhenti setelah bagian depan mobil menghantam tembok.
Kapolres Padangpariaman AKBP Rizki Nugroho melalui Kasat Lantas Polres Padangpariaman AKP Alvin, mengatakan saat kecelakaan terjadi, dari hasil olah TKP, cuaca dalam kondisi cerah, jalan lurus dan mobil melaju dengan kecepatan sedang. Disimpulkan sementara, penyebab kecelakaan akibat sopir mengantuk.
“Sopir Gran Max dugaan sementara mengantuk sehingga hilang kendali lantaran sopir tidak mengontrol stir mobil sehingga melaju di lajur kanan. Setelah kejadian M. Fauzan mengalami luka lecet pada hidung bagian bawah, siku luka lecet, tangan terasa sakit dan tangan luka robek dan langsung dibawa ke Puskesmas Sicincin,” kata AKP Alvin.
AKP Alvin menjelaskan kejadian berawal ketika mobil Gran Max melaju dari arah Padang menuju Bukittinggi dalam kecepatan sedang. Setiba di lokasi, mobil tersebut melaju ke kanan jalan hingga menabrak mobil pikap BD 9580 AO yang datang dari arah berlawanan dan menabrak kedai pinyaram Annisa.
“Pengemudi mobil pikap bernama Agus Salim (37) warga Korong Titian Panjang Palabiahan, Nagari Kayu Tanam, tidak mengalami apa-apa. Pemilik kedai juga tidak ada mengalami luka, namun bangunan kedai yang dimilikinya cukup parah. Kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah kita amankan sebagai barang bukti,” pungkasnya. (z)






