ARSENAL memastikan satu tempat di final Liga Champions UEFA 2025–2026 setelah menundukkan Atletico Madrid dengan skor tipis 1-0 pada leg kedua semifinal di Emirates Stadium, Rabu (6/5) dini hari WIB.
Kemenangan ini sekaligus mengakhiri penantian panjang selama dua dekade bagi publik London Utara dan para pendukung The Gunners di seluruh dunia.
Gol semata wayang dalam laga tersebut dicetak oleh Bukayo Saka menjelang turun minum. Hasil itu membuat Arsenal unggul agregat 2-1, setelah sebelumnya bermain imbang 1-1 di leg pertama, sekaligus memastikan langkah ke partai puncak.
Pelatih Mikel Arteta sukses membawa timnya tampil konsisten sepanjang kompetisi. Arsenal bahkan mencatatkan rekor impresif dengan tidak terkalahkan dalam 14 pertandingan Liga Champions musim ini, dengan rincian 11 kemenangan dan tiga hasil imbang.
Di final nanti, Arsenal akan menghadapi pemenang laga semifinal lainnya antara Bayern Munich dan Paris Saint-Germain. Untuk sementara, PSG unggul agregat 5-4 atas Bayern.
Keberhasilan ini menjadi final kedua Arsenal sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Liga Champions. Sebelumnya, The Gunners mencapai final pada musim 2005/2006, namun harus puas menjadi runner-up setelah kalah 1-2 dari Barcelona.
Pada laga final 2006 tersebut, Arsenal harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-18 usai kiper Jens Lehmann menerima kartu merah. Meski sempat unggul melalui gol Sol Campbell, mereka akhirnya takluk setelah Samuel Eto’o dan Juliano Belletti membalikkan keadaan untuk Barcelona.
Musim ini, Arsenal menunjukkan performa yang jauh lebih solid. Selain menyamai rekor 41 kemenangan dalam satu musim di semua kompetisi—setara dengan capaian musim 1970-71—tim asal London itu juga mencatat 30 clean sheet, jumlah terbanyak sejak musim 1993-94.
Di sisi individu, Bukayo Saka tampil luar biasa dengan kontribusi langsung dalam 14 gol dari 14 penampilan Liga Champions di Emirates Stadium, yakni sembilan gol dan lima assist. Catatan ini menempatkannya di antara pemain paling produktif Arsenal di kompetisi tersebut, bersanding dengan nama-nama seperti Robin van Persie dan Theo Walcott.
Dengan tren positif yang terus terjaga, Arsenal kini berpeluang besar mengakhiri penantian panjang mereka untuk meraih trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub. (rom)






