OLAHRAGA

Dominasi Jannik Sinner!, Ukir Rekor 5 Gelar Masters Beruntun, Lampaui Novak Djokovic dan Rafael Nadal

×

Dominasi Jannik Sinner!, Ukir Rekor 5 Gelar Masters Beruntun, Lampaui Novak Djokovic dan Rafael Nadal

Sebarkan artikel ini
DOMINASI— Dominasi Jannik Sinner dalam persaingan tenis pria belum tergoyahkan. Petenis ranking pertama dunia asal Italia itu merebut gelar ATP Masters 1000 kelima beruntun saat memenangi Madrid Open kemarin (4/5).

Dominasi Jannik Sinner dalam persaingan tenis pria belum tergoyahkan. Petenis ranking pertama dunia asal Italia itu merebut gelar ATP Masters 1000 kelima beruntun saat memenangi Madrid Open kemarin (4/5).

Sebelum Madrid Open, Sinner menjuarai Monte-Carlo Masters 2026, Miami Open 2026, Indian Wells Masters 2026, serta Paris Masters 2025.

Sinner melampaui empat gelar beruntun milik dua mantan petenis ranking pertama dunia, Novak Djokovic dan Rafael Nadal. Dalam laga final Madrid Open di kompleks Caja Magica kemarin, Sinner me­nang telak 6-1, 6-2 atas petenis ranking ketiga dunia, Alexander Zverev. Di Madrid Open, Zverev berstatus unggulan kedua setelah petenis ranking kedua dunia, Carlos Alcaraz, mundur karena cedera pergelangan tangan.

Baca Juga  PB Percasi Selenggarakan Kejuaraan Catur Pertamina Indonesian GM Tournament 2024

“Ya, ini sangat berarti ba­giku,” kata Sinner soal lima gelar beruntun dikutip dari Punto de Break. “Tetapi, tetap saja, aku tidak bisa membandingkan diriku dengan Rafa (Nadal), Roger (Federer), maupun Novak. Apa yang mereka lakukan sangat mengesankan,” lanjutnya.

Kemenangan di Madrid O­pen pun memperlebar jarak Sinner dengan Alcaraz menjadi 1.390 poin dalam ranking ATP. Sinner yang meraih 14­.350 poin juga unggul lebih dari dua kali lipat dari Zverev (5.805 poin).

Baca Juga  Unggah Bendera Indonesia Terbalik, Media Afghanistan Diserang Warganet

Selanjutnya, Sinner berpeluang memperpanjang rekor gelar ATP 1000 di Italian Open yang dimulai pekan ini. Peluangnya sangat terbuka karena sang rival utama, Alcaraz, masih absen hingga Roland Garros (grand slam French Open).

“Sulit untuk mengatakan tidak ada perbedaan antara Sinner dan pemain lain ketika dia belum pernah kalah dalam pertandingan Masters 1000 sejak Shanghai. Dia belum pernah kalah selama hampir sembilan bulan. Saya pikir kita harus mengakui bahwa ada perbedaan antara dia dan pemain lain,” tutur Zverev. (jpg)