PAYAKUMBUH/50 KOTA

Ratusan  Warga Binaan di Lapas Kelas II B Paya­kumbuh Disuntik

×

Ratusan  Warga Binaan di Lapas Kelas II B Paya­kumbuh Disuntik

Sebarkan artikel ini
SUNTIK VAKSIN— Wakil Wali Kota Erwin Yunaz memantau pelaksanaan vaksinasi di Lapas Kelas II B Payakumbuh .

SUDIRMAN, METRO–Ratusan orang warga Bi­naan di Lapas Kelas II B Paya­kumbuh mengikuti Vaksin Co­vid-19 perdana yang digelar di Aula Lapas setempat, Selasa (29/6). Beragam ekpresi mun­cul dari Warga Binaan Per­masyarakatan yang rata-rata tersandung kasus Narkoba itu.  Ada yang tenang, ada yang sedikit gelisah dan ada juga yang tampak gugup. Satu per­satu warga binaan dikum­pulkan oleh petugas sebelum melakukan pemeriksaan/sk­rening kesehatan. Setelah lulus pemeriksaan kesehatan beru­pa pengukuran suhu tubuh, tekanan darah/tensi dan wa­wancara. Mereka diminta me­nunggu hingga dipanggil untuk disuntik/divaksin.

Belasan petugas kese­ha­tan dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas telah bersiaga di meja mereka masing-masing. Satu persatu warga binaan mulai dipanggil untuk di suntik. Ada yang sedikit menarik, beberapa orang WBP terlihat sedikit takut, mereka beberapa kali bertanya kepada petugas, terkait sakit/tidak divaksin, bahkan ada yang memeluk petugas Lapas saat jarum suntik mulai masuk ke lengan mereka.

Wakil Wali Kota Payakum­buh, Erwin Yunaz dan Kepala Dinas Kesehatan, dr. Bakh­rizal serta Kalapas, M. Kha­meily yang memantau lang­sung kegiatan Vaksinasi ter­sebut memberikan du­ku­ngan dan semangat kepada mere­ka yang mengikuti vak­sinasi.

Baca Juga  Anggota DPRD Limapuluh Kota Periode 2019-2024 Dilantik, Tugas DPRD Limapuluh Kota yang Baru Cukup Berat

Menurut Erwin Yunaz, saat ini jumlah warga Payakumbuh yang telah mengikuti Vaksinasi mencapai angka 30.000 dari target 80.000. Jumlah tersebut diprediksi akan terus bertam­bah. Ia juga mengapresiasi WBP yang mendukung upaya pemerintah dalam pelak­sana­an Vaksinasi.  “Untuk Paya­kum­buh, antusias ma­syarakat sangat tinggi. Hingga saat ini capaian kita telah mencapai angka sekitar 30.000 orang. Dan hari ini kita ap­resiasi WBP di Lapas Paya­kumbuh yang juga mengikuti vaksinasi,” ucap Erwin.

Ia juga menambahkan, masyarakat tidak perlu takut untuk mengikuti Vaksinasi, karena sejauh ini belum ada Kejadian Ikutan Pasca Imu­nisasi (KIPI) yang berdampak pada mereka yang telah di vaksin.

Sementara Kalapas Kelas II B Payakumbuh, M. Khameily menyebutkan bahwa sebe­lumnya memang terdapat sejumlah WBP dan pegawai Lapas yang Positif Covid-19, namun mereka semua telah sembuh. Untuk itu pihaknya mendukung Program Peme­rintah dalam pelaksanaan Vaksinasi.  “Sebelumnya pada tahun 2020 lalu memang ada WBP dan pegawai kita yang Positif COVID-19, namun sete­lah menjalani Isolasi mandiri akhirnya sembuh/negatif. Ten­tu kita sangat mendukung Program Pemerintah terkait Vak­sinasi ini,”  sebut Khameily didampingi petugas Lapas, Daniel Sihombing.

Baca Juga  Personel Posko Penangan Covid-19 Perbatasan Sumbar-Riau Ditarik

Khameily juga menam­bahkan, semula jumlah warga binaan yang mengikuti Vak­sinasi pertama tersebut ada­lah 189 orang, karena hanya mereka yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK), Namun belakangan keselu­ruhan nya (289 orang. Red) akan di vaksin.  “Semula me­mang hanya 189 orang yang akan kita vaksin, namun agar semua WBP bisa terlindungi, maka semuanya akan di vak­sin hari ini,” tutupnya.

Salah seorang WBP yang minta namanya tidak ditulis, menyebutkan ia mengikuti Vaksinasi agar bisa segera kembali ke keadaan seperti semua, sehingga bisa dikun­jungi sanak saudaranya.  “Sa­ya rindu keluarga, mudahan dengan Vaksinasi ini keadaan bisa normal dan bisa dikun­jungi lagi oleh keluarga,” sebut Pria yang tersandung kasus Narkoba itu.  Hingga saat ini, pihak LPKA masih belum mem­buka layanan tatap muka bagi keluarga/masyarakat yang ingin melakukan kunju­ngan tatap muka ke Lapas yang berada di Pusat Kota itu. (uus)