SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

PT Bukit Asam Bantu 3.000 Batang Bibit Mangrove untuk Poktan Taluak

×

PT Bukit Asam Bantu 3.000 Batang Bibit Mangrove untuk Poktan Taluak

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN BANTUAN BIBIT—Sustainable Economic, Social and Environment Department Head PT Bukit Asam, Listati menyerahkan bantuan untuk bibit mangrove kepada Sekretaris Kelompok Tani Mangrove, Wahyu Pratama.

SAWAHLUNTO, METRO— PT Bukit Asam (persero) Tbk memberikan 3.000 batang bibit mangrove dan rumah semai senilai Rp20 juta kepada Kelompok Tani Mangrove Taluak, Kecamatan Batang Kapas, Pesisir Selatan, Sumbar.

Bantuan bibit mangrove itu diserahkan Sustainable Economic, Social and Environment Department Head PT Bukit Asam, Listati yang diterima Sekretaris Kelompok Tani (Poktan) Mangrove, Wahyu Pratama di Saka Ombilin Heritage Hotel, Sawahlunto.

Sustainable Economic, Social and Environment Departement Head PTBA, Listati mengatakan, bantuan bibit mangrove bagi kelompok tani ini 3.000 batang dan pembangunan rumah semai senilai Rp20.000.000.

Baca Juga  Pj Ketua TP PKK Hadiri PuncakPeringatan HKN

Dikatakannya, bantuan bibit mangrove buat kelompok tani ini berjumlah 10 ribu batang, diserahkan secara bertahap. Sebelumnya, sudah 1.200 batang bibit mangrove diserahkan.

“Diserahkan saat ini bantuan 3.000 batang, berarti sudah 4.200 batang bibit mangrove diterima kelompok tani ini,” sebut  Listati.

Berarti, sebut Listati, masih ada 5.800 batang bibit mangrove akan diserahkan kepada Kelompok Tani Mangrove Taluak di Kecamatan Batang Kapas, Pesisir Selatan ini. “Secara berkelanjutan, kita membantu Kelompok Tani Taluak membudidayakan tanaman mangrove ini,” tutur Listati.

Hutan mangrove juga disebut hutan payau atau hutan bakau yang ditanam di kawasan pesisir.

Baca Juga  Rakor Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan Ditabuh di Aula Kejaksaan Negeri  Sijunjung, Kajari: Antisipasi Aliran yang Meresahkan Masyarakat

Ketua Kelompok Tani Mangrove Taluak, Sakban Rifai hadir bersama sekretaris Wahyu Pratama dan Bendahara Ramalondra menerima bantuan bibit tanaman hutan payau ini.

Menurut Wahyu Pratama, sudah 2 tahun Kelompok Tani Mangrove Taluak menerima bantuan bibit hutan bakau ini dari PT Bukit Asam.

“Mangrove yang sudah kami tanam selama ini sudah memberikan dampak terhadap ekosistem. Kepiting pun sudah tampak hidup di sekitar lokasi mangrove. Besar harapan, PTBA selalu mensuport kami,” imbuhnya. (pin)