BERITA UTAMA

Pria asal Aceh Tewas Tertelungkup di Jalan

×

Pria asal Aceh Tewas Tertelungkup di Jalan

Sebarkan artikel ini
DITEMUKAN TEWAS— Tim Inafis Satreskrim Polresta Bukittinggi bersama PMI saat mengevakuasi jenazah pria lansia yang ditemukan tergeletak di kawasan Tangah Jua, Kota Bukittinggi.

BUKITTINGGI, METRO–Seorang pria yang sudah berusia lanjut asal Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD) ditemukan dengan kondisi tak bernyawa tertelungkup di pinggir Jalan Tangah Jua I, Kelurahan Aur Kuning, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh, Kota Bukittinggi, selasa (9/1) sekitar pukul 09.00 WIB

Penemuan mayat pria lansia bernama Nursal (68), sontak membuat gempar warga setempat hingga membuat lokasi itu dike­rumuni warga. Tak lama berselang, Polisi yang men­dapat laporan adanya pe­nemuan mayat datang un­tuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi jena­zah korban.

Kapolresta Bukittinggi, Kombes Pol Yessi Kur­nia­timelalui Kasi Humas  Iptu Agustiar membenar­kan penemuan mayat yang berjenis kelamin-laki-laki itu. Dari hasil pemeriksaan, korban merupakan warga Tetunyung Takengon Ti­mur, Kabupaten Aceh Te­ngah.

Baca Juga  Bawa Wako Zulmaeta dan Bupati Jon Pandu ke Kementerian PU, Andre Rosiade Percepat Pembangunan Pasar Payakumbuh yang Terbakar dan Irigasi Sirukam

“Menurut keterangan warga sekitar bahwa kor­ban memang setiap pagi­nya melakukan aktivitas berjalan di seputaran Kom­pleks Perumahan Tanah Jua tersebut. Namun pagi itu warga melihat korban ini sudah meregang nyawa di badan jalan komplek,” ungkap Iptu Agustiar.

Dijelaskan Iptu Agus­tiar, pihaknya yang men­dapat informasi ada pe­nemuan mayat itu lang­sung menerjunkan tim ina­fis untuk melakukan olah TKP atas kematian korban ini. Setelah itu, warga ber­sama petugas PMI kemu­dian membawa jenazah korban ke Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Kota Bukittinggi.

Baca Juga  Bank Nagari Raih 5 Penghargaan Akhir Tahun, 1 FIR 2024 Terbaik dari PPATK,  4 Penghargaan BPKH

“Berdasarkan ketera­ngan dari pihak keluarga  korban ini sudah lebih kurang 15 hari tinggal di rumah keponakannya,dan informasinya korban ini sebelum meninggal me­mang sudah memiliki riwa­yat penyakit diabetes dan rematik,” ujarnya.

Iptu Agustiar menu­turkan, setelah dilakukan olah TKP oleh Inafis Pol­resta Bukittinggi dan pe­meriksaan luar terhadap tubuh korban oleh tim me­dis RSAM, dinyatakan ti­dak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tu­buh korban.

“Setelah diberikan pen­jelasan kepada pihak ke­luar­ga maka Pihak keluar­ga menerima kejadian itu dan selanjutnya korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk disema­yamkan di daerah Sungai Landia, Agam,” pungkas Agustiar. (pry)