METRO PESISIR

Pertama Kali Pemotongan Hewan Kurban di Balaikota

×

Pertama Kali Pemotongan Hewan Kurban di Balaikota

Sebarkan artikel ini
SAKSIKAN PEMOTONGAN HEWAN KURBAN— Wako Pariaman Yota Balad saat saksikan pemotongan hewan kurban, di halaman Mushalla Balaikota.

PARIAMAN, METRO–Untuk pertama kalinya dibawah Pimpinan Wali Kota Pariaman Yota Balad, kemarin, Pemerintah Kota Pariaman melaksanakan pemotongan hewan kurban dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingku­ngan pemerintah Kota Pa­riaman. Sebanyak lima ekor sapi yang berasal dari ASN Pemko Pariaman ter­sebut penyembelihannya disaksikan langsung oleh Wali Kota Pariaman Yota Balad dan para Donatur, dengan rincian empat ekor sapi disembelih di halaman Mushalla Balaikota Pariaman, dan satu ekor sapi diserahkan ke Mushalla As Sakinah Dusun Subarang Cimparuah.

Merujuk kepada kisah keteladanan Nabi Ibrahim yang taat dan patuh kepada perintah Allah SWT untuk mengorbankan anaknya Nabi Ismail AS untuk disembelih, dan pada a­khirnya berkat ketulusan Nabi Ismail maka Allah SWT menggantinya dengan seekor domba, yang pada akhirnya membuat Pemerintah Kota Pariaman mengetuk hati ASN untuk ikut serta berkurban di Ba­laikota Pariaman.

“Dari kisah nabi tersebut maka kami meminta ketulusan dan keikhlasan ASN di Lingkungan Pemko Pariaman yang ingin ber­kurban agar bisa mengalihkan kurban mereka ke Balaikota Pariaman sebagai bentuk kepedulian sosial mereka kepada sesama ASN yang kurang mam­pu,” ujar Yota Balad.

“Makna pengorbanan mengajarkan kita untuk ikhlas melepaskan sebagian dari apa yang kita miliki demi kepentingan yang lebih besar, karena semangat berkurban ini adalah wujud nyata dari ke­pe­dulian sosial kita terhadap sesama,” jelas Yota Balad.

Baca Juga  Kepala Dinas Peternakan Sebut, Terjadi Kasus PMK 195 untuk 13 Kecamatan di Padangpariaman

Yota Balad menambahkan, semangat keikhlasan dalam berkorban tersebut haruslah diimplementasikan dalam kehidupan nyata, baik dalam bentuk ke­pedulian sosial, berbagi rezeki dengan sesama, maupun dalam memperbaiki kualitas ibadah kita sehari-hari.

“Mudah-mudahan perayaan Idul Adha kali ini, mampu menggugah kita untuk terus bersemangat, rela berkorban demi kepentingan agama, bangsa dan Negara,” ulas Yota Ba­lad.

Hasil dari daging kurban tersebut akan didistribusikan kepada warga Lapas, masyarakat, tenaga outsourcing, dan ASN kurang mampu yang berada dilingkungan Pemerintahan Kota Pariaman. (efa)