METRO PESISIR

Percepat Transformasi Layanan Publik Berbasis Digital

×

Percepat Transformasi Layanan Publik Berbasis Digital

Sebarkan artikel ini
LAYANAN BERBASIS DIGITAL— Pemkab Padangpariaman mendukung visi digitalisasi yang diusung Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis dan Wakil Bupati Rahmat Hidayat.

PDG.PARIAMAN, METRO–Pemerintah Kabupaten Padangpariaman hingga kini terus mempercepat transformasi layanan publik berbasis digital. Kali ini, Pemkab mulai menjajaki kerja sama strategis de­ngan Bank Mandiri un­tuk menghadirkan sistem pem­­bayaran pajak dan retribusi daerah secara non-tunai dan terintegrasi. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pem­kab Padangpariaman dalam memperkuat elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD), sekaligus mendukung visi digitalisasi yang diusung Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis dan Wa­kil Bupati Rahmat Hidayat.

Pembahasan kerja sa­ma berlangsung di Kantor Pusat Bank Mandiri Area Padang, kemarin. Pertemuan itu dihadiri Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Pa­dang­pariaman Muhammad Fadhly bersama jajaran BPKD dan Bagian Tata Pemerintahan dan Kerja Sa­ma. Dari pihak Bank Mandiri hadir Branch Ma­nager Area Padang Fery Cahyono beserta tim.

Kepala BPKD Padangpariaman Muhammad Fa­d­hly mengatakan, kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya bersama Bank Indonesia dan Kementerian Koordinator Perekonomian di Yog­ya­karta terkait penguatan digitalisasi transaksi dae­rah.

Menurut Fadhly, saat ini layanan elektronifikasi tran­­­saksi di Padangpariaman masih perlu diperluas, terutama dalam pe­nyediaan berbagai kanal pembayaran digital seperti QRIS dan virtual account untuk pajak maupun retribusi daerah. “Kerja sama ini penting untuk me­ning­katkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui kemudahan pembayaran pajak dan retribusi secara digital, cepat, dan transparan,” ujar Fadhly.

Baca Juga  Aksi Kemanusiaan Forum Batajau Seni Piaman, Sumbangan untuk Intan Kirana si Penderita Kanker Tulang

Ia menjelaskan, sebe­lumnya Pemkab Padangpariaman juga telah me­ngembangkan inovasi pem­bayaran digital bersama Bank Nagari melalui program Pak Kris untuk layanan pajak daerah. Namun, kehadiran Bank Man­diri diharapkan mampu memperluas pilihan kanal pembayaran sekaligus mem­perkuat ekosistem transaksi non-tunai di dae­rah.

Fadhly menilai perubahan perilaku masyarakat yang semakin akrab de­ngan layanan digital menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan efektivitas pelayanan dan optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD). “Peluang peningkatan PAD akan semakin terbuka dengan ter­sedianya berbagai kanal pembayaran digital atau cashless yang mudah diakses masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Branch Manager Bank Mandiri A­rea Padang Fery Cahyono menegaskan kesiapan pihaknya mendukung mo­dernisasi layanan keuangan daerah di Kabupaten Pa­dangpariaman. Menurut Fery, komitmen tersebut juga sejalan dengan komunikasi dan arahan yang sebelumnya telah dibahas bersama Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis. “Kami siap membantu kebutuhan layanan perbankan untuk mendukung peningkatan pendapatan asli daerah dan pelayanan publik yang lebih modern,” ujar Fery.

Baca Juga  Huntap Mandiri Korban Bencana Mulai Dibangun di Desa Sintuak

Selain membahas pe­ngembangan sistem pembayaran digital, pertemu­an itu juga membahas pe­nyusunan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama teknis terkait pembayaran retribusi da­erah.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan dan Kerja Sa­ma Setdakab Padangpariaman Mirwan Karni mengatakan, hasil pembahasan tersebut akan segera ditindaklanjuti melalui uji coba layanan pembayaran digital dalam waktu dekat. Ia berharap kolaborasi antara Pemkab Padangpariaman dan Bank Mandiri dapat menjadi fondasi pen­ting dalam peningkatan kualitas layanan publik, khususnya di lingkungan BPKD.

“BPKD saat ini menjadi salah satu OPD yang cu­kup aktif membangun kerja sama dengan berbagai pihak untuk memperkuat ino­vasi dan pelayanan kepada masyarakat,” kata Mirwan.

Rencananya, penandatanganan kerja sama an­tara Pemkab Padangpariaman dan Bank Mandiri a­kan dilaksanakan pada a­wal Juni 2026 sebagai langkah awal implementasi sistem pembayaran daerah berbasis digital di Pa­dangpariaman.(efa)