BERITA UTAMA

Pengamen Cilik Termakan Umpan Pedofil

×

Pengamen Cilik Termakan Umpan Pedofil

Sebarkan artikel ini

Dibujuk dengan Uang Rp3 Ribu
Dicabuli di Bawah Jembatan

PADANG, METRO – Kedapatan melakukan pencabulan terhadap pengamen cilik di bawah jembatan Jalan By Pass Kuranji, pemuda pengangguran yang hidup di jalanan ini ditangkap warga dan kemudian diserahkan ke Polsek Kuranji, Rabu (28/8) sekitar pukul 09.00 WIB. Parahnya, untuk melancarkan aksinya, pemuda itu membujuk korban dengan memberi uang jajan Rp 3 ribu.
Pelaku bernama Dion Dion Pratama Putra (19) itu sempat berusaha melarikan diri saat teman korban memergoki aksi bejatnya terhadap korban berinisial AW (7). Namun, warga yang mendengar teriakan teman korban, langsung mengejar pelaku dan menangkapnya. Meski sempat dipukuli, pelaku kemudian diserahkan ke Polisi untuk diproses hukum.
Sementara itu, ibu korban yang biasa mengemis di lampu merah merasa tak terima anaknya dicabuli dan geram. Ia pun kemudian membuat laporan polisi di Polsek Kuranji. Sedangkan korban, dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum guna melengkapi berkas perkara dan alat bukti.
Kapolsek Kuranji AKP Armijon, melalui Kanit Reskrim Ipda Budi Utama mengatakan, kejadian berawal ketika korban dan temannya MH (9) sedang mengamen dilampu merah Simpang By Pass Lubug Begalung, kemudian datang pelaku menghampiri keduanya.
“Saat itu, pelaku membujuk korban dan temannya untuk pergi mandi-mandi ke Sungai Batang Kuranji dengan memberikan uang Rp2 ribu kepada MH dan uang Rp 3 ribu kepada korban,” ujar Budi Utama.
Terbujuk dengan uang yang di berikan oleh pelaku, akhirnya korban bersama rekannya tersebut ikut dengan pelaku untuk pergi mandi di bawah jembatan By Pass Kuranji. Sesampai di bawah jembatan By Pass Kuranji, teman korban pergi mandi sendiri, sedangkan korban diajak pelaku ke semak-semak di pinggir sungai.
“Karena curiga korban dan pelaku tidak ikut mandi, MH pun berinisiatif pergi melihat apa yang di lakukan oleh korban dan pelaku tersebut. Namun, saat menghampirinya, MH kaget melihat korban telah dicabuli pelaku,” jelas Ipda Budi.
Sontak, MH yang tidak terima rekannya di perlakukan seperti itu langsung meneriaki dengan bersorak “oi manga ang tu”. Karena terkejut dengan teriakan MH tersebut, pelaku sempat melarikan diri, namun dapat diamankan oleh warga yang mendengar teriakan dari rekan korban dan membawanya ke Polsek Kuranji.
Sementara itu korban bersama temannya tersebut langsung melaporkan kejadian tersebut kepada orang tua korban dan langsung menuju polsek kuranji untuk melaporkan kejadian ini guna pengusutan lebih lanjut sesuai dengan hukum yang berlaku. Kini, pelaku sudah ditahan di dalam sel tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Korban merupakan anak jalanan (anjal) yang sering tidur di depan toko-toko yang bekerja mengamen. Sementara itu orang tua korban juga merupakan seorang pengemis di lampu merah menuntun suaminya yang buta untuk meminta-minta di lampu merah. Pelaku sendiri juga merupakan anjal yang mungkin telah mengenal korban sebelumnya,” pungkas Budi. (r)

Baca Juga  Sosialisasikan TNBP-AC, Bupati Hendrajoni Serukan "Ayo Pakai Masker"