BUKITTINGGI, METRO –Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bukittinggi bersama anggota DPRD Kota Bukittinggi, Dewi Anggraini menggelar pelatihan konten kreator bagi remaja Kecamatan Guguak Panjang.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Santika Bukittinggi pada 24 hingga 25 Mei 2026 itu bertujuan meningkatkan kapasitas generasi muda dalam menghadapi perkembangan era digital.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bukittinggi, Asrar Fernando didampingi Kepala Bidang Statistik dan Informasi Komunikasi Publik, Ramon Arisa Putra menjelaskan, pelatihan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif dan produktif di dunia digital.
Menurutnya, kegiatan itu juga mendapat dukungan dari Pokok Pikiran (Pokir) DPRD yang diinisiasi Dewi Anggraini sebagai bentuk perhatian terhadap pengembangan potensi anak muda di Kota Bukittinggi.
“Dukungan ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap pengembangan kapasitas anak muda Bukittinggi di era digital. Kami berharap pelatihan ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, namun menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem kreator muda Bukittinggi yang berkelanjutan,” ungkap Asrar Fernando.
Ia menambahkan, kemampuan membuat konten kreatif saat ini memiliki peran penting dalam mendukung promosi pariwisata dan pelaku UMKM di Kota Bukittinggi melalui media sosial.
Selain menjadi sarana promosi daerah, keterampilan sebagai konten kreator juga dinilai mampu membuka peluang profesi baru dan menjadi sumber penghasilan bagi generasi muda.
Sementara itu, Dewi Anggraini mengatakan perkembangan teknologi digital menuntut generasi muda agar semakin melek teknologi dan mampu menciptakan konten yang kreatif serta memberikan dampak positif.
Menurutnya, profesi content creator saat ini memiliki prospek yang cukup menjanjikan karena dapat menjadi peluang usaha melalui berbagai platform digital.
“Gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk menambah wawasan, memperluas jaringan, serta meningkatkan kemampuan dalam memanfaatkan dunia digital secara profesional dan produktif,” ujarnya.
Melalui pelatihan tersebut, Pemerintah Kota Bukittinggi berharap lahir lebih banyak kreator muda yang mampu memanfaatkan teknologi digital secara positif sekaligus mendukung promosi daerah dan pertumbuhan ekonomi kreatif. (pry)





