BERITA UTAMA

Pembegal Tukang Ojek Pangkalan masih Remaja di Kabupaten Agam, 2 Ditangkap, 1 Buron

×

Pembegal Tukang Ojek Pangkalan masih Remaja di Kabupaten Agam, 2 Ditangkap, 1 Buron

Sebarkan artikel ini
BEGAL DITANGKAP— Pelaku RD (17) dan HR (15) diamankan di Mapolres Agam setelah ditangkap atas kasus begal terhadap tukang ojek pangkalan.

AGAM,METRO–Setelah melakukan perburuan, Tim Opsnal Satreskrim Polres Agam menangkap dua remaja yang terlibat aksi begal terhadap tukang ojek yang kerap mangkal di Pasar Banto, Kota Bukittinggi, Kamis (2/12). Sementara, satu pelaku lain masih su­dah masuk dalam daftar pen­carian orang (DPO) alias buron.

Dua remaja yang su­dah diamankan berinisial RD (17) warga Nagari Tan­jung Sani dan HR (15) asal Koto Malintang, Keca­ma­tan Tanjung Raya. Se­dang­kan satu  pelaku lainnya yang berhasil kabur ber­inisial F (22) warga Tanjung Sani.

“Kedua pelaku berhasil diringkus tim opsnal Sat­res­krim dan Satbinmas Polres Agam dibantu Unit Reskrim Polsek Tanjung Raya,” kata Kasat Reskrim Polres Agam, AKP Farel Haris membenarkan pe­nang­kapan itu.

Menurut AKP Farel, ope­­rasi penangkapan ber­lang­­sung sekitar pukul 10.00 di sejumlah lokasi di Kecamatan Tanjung Raya, yang diawali dengan dikan­tonginya identitas pelaku RD yang terlibat dalam aksi begal terhadap tukang ojek pangkalan di Simpang Bukareh, Nagari Kapau, Kecamatan Tila­tang­ka­mang, Kabupaten Agam, Selasa (30/11) lalu.

Baca Juga  Sah, Idul Fitri 1439 H Jumat 15 Juni

“Kami langsung mela­kukan penyelidikan dan menemukan RD sedang meminta sumbangan mes­jid di ping­gir Jalan Raya Lubukbasung-Maninjau. RD sendiri tak berkutik saat diamankan petugas. Saat diinterogasi, RD mengakui perbuatannya. Namun pe­laku tidak sendiri, melain­kan bertiga dengan pelaku HR dan F,” jelasnya.

Berbekal keterangan RD, dikatakan AKP Farel, pihaknya langsung menge­jar dua rekannya tersebut. Tim opsnal langsung me­nuju ke rumah pelaku F. Namun, kedatangan aparat tercium oleh F lebih dulu dan berhasil melarikan diri lewat pintu belakang dan kini telah masuk DPO.

“Selanjutnya, kami ber­­gerak mengejar HR. Se­mula polisi mendatangi ke­diaman pelaku ketiga ini, namun tidak di­te­mu­kan. Keberadaannya pun ter­deteksi di depan MTSN Pa­sarrabaa. HR sempat akan pergi meninggalkan lokasi kejadian namun ber­hasil diamankan. Saat ini kedua pelaku sudah diamankan di Mapolres Agam untuk ke­pen­tingan penyelidikan lebih lanjut,” tegasnya.

Baca Juga  Gunung Marapi kembali Erupsi, Kolom Abu Tak Bisa Teramati Gegara Kabut

Seorang pria paruh ba­ya yang sehari-hari be­kerja sebagai tukang ojek dan biasa mangkal di Pasar Banto, Kota Bukittinggi di­be­gal oleh penumpang­nya. Pertistiwa itu terjadi di daerah Kapau, Kecamatan Tilantang Kamang, Selasa (30/11) sekitar pukul 04.00 WIB.

Akibat kejadian itu, kor­ban berinisial G (49) me­nga­lami luka bacokan pada jarinya lantaran berusaha menangkis saat dibacok oleh pelaku begal tersebut. Tak hanya dibacok, sepeda motor korban juga dibawa kabur pelaku begal yang berjumlah dua orang.

Beruntung, ada warga yang melihat aksi pem­begalan tersebut dan beru­saha membantu kor­ban. Namun, warga kalah cepat dan kedua pelaku berhasil melarikan diri dengan me­ngen­darai sepeda motor korban. Melihat korban yang terluka, warga pun membawa korban ke Pol­sek lalu dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. (pry)