OLAHRAGA

Nilai Fantastis Capai Rp14 Miliar, Pemkab Mentawai Terima Kucuran Bantuan Program dan Alsintan

×

Nilai Fantastis Capai Rp14 Miliar, Pemkab Mentawai Terima Kucuran Bantuan Program dan Alsintan

Sebarkan artikel ini
BANTUAN ALSINTAN— Wakil Bupati Kepulauan Mentawai Jakop Saguruk, didampingi Sekretaris Daerah Martinus Dahlan serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kepulauan Mentawai, Zakirman, S.Pt saat melihat bantuan alsintan.

MENTAWAI, METROPemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai menerima kucuran bantuan program dan alat mesin pertanian (alsintan) de­ngan nilai fantastis mencapai hampir Rp14 miliar dari Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Sumatera Barat. Penyerahan bantuan strategi berupa 5 unit traktor roda empat dan 86 unit hand sprayer (semprot tangan) ini langsungkan secara resmi pada Kamis (4/5) di Kantor Halaman Bupati Kepulauan Mentawai.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Mentawai, Jakop Saguruk, SE, yang didampingi oleh Sekretaris Daerah Martinus Dahlan serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kepulauan Mentawai, Zakirman, S.Pt.

Sebelum prosesi pe­nyerahan alsintan secara simbolis, jajaran Pemkab Kepulauan Mentawai terlebih dahulu mengadakan pertemuan intensif bersama rombongan Provinsi Sumbar di ruang rapat Sekretariat Kantor Bupati, Km 4,5 Tuapeijat, Sipora Utara.

Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Balai Mekanisasi Sarana dan Prasarana Pertanian Provinsi Sumbar, Afneli, S.DP., M.Si., serta Kepala Bidang Perkebunan Tanaman Semusim dan Rempah, Novriadi, SP

Dalam pemaparannya yang berlangsung selama lebih dari satu jam, pihak provinsi menjabarkan peta jalan optimalisasi sektor perkebunan secara terintegrasi, termasuk rencana pembagian bibit unggul serta program perluasan kawasan tanam baru demi mendongkrak ekonomi masyarakat lokal.

Baca Juga  La Liga Digelar Tanpa Penonton

Wakil Bupati Kepulauan Mentawai, Jakop Saguruk, SE, dalam sesi wawancara khusus dengan awak media menyampaikan apresiasi yang mendalam atas perhatian besar dari pemerintah provinsi terhadap kemajuan infrastruktur pertanian di wilayah bumi Sikerei.

Dirinya menegaskan bahwa kehadiran 5 unit traktor roda empat tersebut akan dikelola secara otomatis oleh dinas terkait guna membantu kelompok tani dalam membuka lahan-lahan produktif baru tanpa membebani kas ke­lompok.

Guna menjamin menjanjikan dan menjanjikan jangka panjang dari aset alsintan tersebut, seluruh biaya perawatan, pemeliharaan berkala, hingga alat operasional akan sepenuhnya ditanggung dan difasilitasi melalui anggaran Dinas Pertanian Kepulauan Mentawai.

Demi memastikan asas pemerataan dan efektivitas penggunaan di lapangan, Wakil Bupati memaparkan skema distribusi geografis untuk kelima unit traktor roda empat tersebut secara rinci ke tiga wilayah utama. “Berdasarkan keputusan teknis, 1 unit traktor dipilih untuk memperkuat kluster pertanian di wilayah Sikakap, 2 unit Ditempatkan di Pulau Sipora, dan 2 unit sisanya disiagakan untuk melayani kebutuhan petani di Pulau Siberut,” kata Jakop.

Jakop Saguruk juga memberikan imbauan tegas kepada seluruh kelompok petani penerima manfaat agar dapat merawat dan mempergunakan alat modern ini sebaik mungkin demi mempermudah serta mempercepat proses pengolahan lahan pertanian mereka.

Baca Juga  Manchester United 2 vs 2 Burnley, Horor Fergie di Old Trafford

Dan jurnalis melakukan peninjauan lapangan ke lokasi perkebunan komoditas gambir seluas 2 hektare di kawasan SP2 Sidomakmur. Kebun gambir produktif yang siap memasuki masa panen atau proses pengolahan getah (dikampo) tersebut diketahui merupakan milik warga setempat, yakni Bapak Wagiman dan Bapak Dasril.

Rombongan tim pro­vinsi bersama Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kepulauan Mentawai, Zakirman, S.Pt., tiba di lokasi perkebunan gambir yang asri tersebut pada pukul 13.30 WIB untuk meninjau kualitas daun siap olah secara langsung.

Berbicara kepada wartawan di lokasi perkebunan komoditas unggulan tersebut, Kepala Dinas Pertanian Kepulauan Mentawai, Zakirman, S.Pt., membeberkan komitmen lanjutan berupa program perluasan lahan gambir baru seluas 10 hektare di wilayah Mentawai.

Tidak tanggung-tanggung, program ini juga mencakup pembangunan 2 unit rumah produksi pengolahan daun menjadi getah gambir kering beserta 4 unit paket perkakas berkebun lengkap dengan total nilai investasi mencapai hampir Rp730 juta. Zakirman menutup keterangannya dengan memperjelas bahwa seluruh program gambir ini bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Barat yang dikucurkan melalui mekanisme Dana Pokir (Pokok-Pokok Pikiran) DPRD Provinsi Sumatera Barat. (rul)