BERITA UTAMA

Mandi Bareng Teman-teman, Remaja Hilang di Bendungan Tembok Gadang

×

Mandi Bareng Teman-teman, Remaja Hilang di Bendungan Tembok Gadang

Sebarkan artikel ini
PENCARIAN— Tim SAR gabungan dibantu warga melakukan pencarian terhadap remaja yang hilang tenggelam di Bendungan Tembok Gadang, Dharmasraya.

 

DHARMASRAYA, METRO–Seorang remaja berumur 15 tahun dilaporkan hilang ditelan derasnya arus saat mandi-mandi bersama temannya di Bendungan Tembok Gadang, Nagari Sungai Dareh, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Rabu (7/6) sekitar pukul 15.30 WIB.

Namun, hingga berita ini diturunkan, korban berjenis kelamin laki-laki bernama M Alif (15) warga Nagari Sungai Daerah, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya ini belum berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI/Polri dibantu ma­sya­rakat setempat yang me­lakukan pencarian.

Kalaksa BPBD Dharmasraya, Eldison mengatakan, kejadian hilangnya korban berawal ketika korban sedang mandi bersama lima orang temannya. Tiba-tiba korban hilang terbawa derasnya arus di bendungan. Teman korban berusaha menyematkannya, tetapi gagal.

Baca Juga  Mudik Aman dan Nyaman, Polda Sumbar Imbau Pemudik Cek Kelengkapan dan Kondisi Kendaraan

“Debit air sungai sedang naik akibat hujan yang turun sejak malam sampai pagi hari tadi. Saat kejadian, tidak ada hujan. Pencarian dilakukan oleh petugas dan dihentikan sore tadi sesuai SOP,” kata Eldison.

Dijelaskan Edison, pihak keluarga dan masyarakat tetap melanjutkan pencarian sampai malam. Sedangkan tim TRC BPBD Dharmasraya akan melanjutkan pencarian besok pagi bersama petugas dari Kantor SAR Padang dan lainnya.

“Demi keselamatan, pencarian pada hari pertama ini kami hentikan dan akan dilanjutkan esok paginya,” jelas Edison.

Sementara, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Abdul Malik, mengatakan bahwa korban hanyut saat sedang mandi-mandi bersama teman- temannya pukul 15.30 WIB di bendungan tersebut.

Baca Juga  Longsor Solok, Dua Pelajar Tewas

“Korban terjun dari atas bendungan dan tak muncul lagi ke permukaan. Teman-teman korban sempat berusaha mencari korban, tapi tidak berhasil ditemukan. Teman korban kemudian memberitahukan hilangnya korban kepada warga sekitar dan informasi itu sampai kepada kami,” jelas Abdul Malik.

Ditambahkan Abdul Ma­lik, setelah mendapatkan laporan adnaya orang hilang, pihaknya langsung mengerahkan personel ke lokasi sembari membawa berbagai peralatan untuk mendukung operasi pe­nyelamatan dan pencarian.

“Sampai malam hari ini, korban belum dite­mu­kan.Tim Rescue Unit Siaga SAR sudah bergerak dengan empat orang personil ke lokasi. Mudah-mudahan korban segera ditemukan,” pungkasnya. (gus)