METRO BISNIS

Launching SPKLU Center Pertama di Sumbar, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik di Ranah Minang

×

Launching SPKLU Center Pertama di Sumbar, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik di Ranah Minang

Sebarkan artikel ini

Padang, 2 Oktober 2026 – PT PLN (Persero) UID Sumatera Barat menggelar launching Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center pertama di Sumatera Barat yang berlokasi di Kantor PLN UID Sumatera Barat, Padang, Kamis (1/10). Kehadiran fasilitas ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat infrastruktur kendaraan listrik sekaligus memperluas akses pengisian daya bagi masyarakat. Inisiatif tersebut juga mendukung percepatan transformasi energi dan transportasi menuju sistem mobilitas yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan.

Kegiatan launching tersebut dihadiri Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi, S.P., M.I.M.; Direktur Pembinaan Ketenagalistrikan Strategis Kementerian ESDM Andriah Feby Misna, S.T., M.T., M.Sc.; Direktur Distribusi PT PLN (Persero) Arsyadany Ghana Akmalaputri beserta jajaran; Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Yozawardi Usama Putra, S.Hut., M.Si.; Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, S.STP., M.Si., yang mewakili Wali Kota Padang; Kepala Dinas ESDM Sumatera Barat Helmi Heriyanto, S.T., M.Eng.; Kepala Dinas Perhubungan Sumatera Barat Dedy Diantolani, S.Sos., M.M.; Direktur Pelayanan TI PLN Icon Plus Fintje Lumembang; serta General Manager PLN UID Sumatera Barat Ririn Rachmawardini beserta jajaran.

Turut hadir Founder PT Energi Anugrah Divina Cyrillus Harinowo; Direktur PT Energi Anugrah Divina Ika Maya Sari Khaidir; Direktur Utama PT S2P Harlen; Direktur Utama Bank Nagari Gusti Chandra; Manager UP4 Sumbar PLN ES Gusrianto; Kasat Lantas AKP Riwal Maulidinata; Pasi Intel Mayor Arm Febrinaldi Musdar; Kepala LPP Stasiun TVRI Sumatera Barat Tubagus M. Yusuf Hidayat, S.Sos., M.M.; Kepala LPP RRI Padang Yulian S. Saaba; serta pimpinan dan perwakilan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), yakni BRI, Bank Mandiri, BSI, dan BNI.

Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi, S.P., M.I.M., mengapresiasi kehadiran SPKLU Center pertama di Sumatera Barat. Menurutnya, pengembangan infrastruktur kendaraan listrik merupakan bagian penting dari transformasi energi dan transportasi sekaligus mendukung visi menjadikan Sumatera Barat sebagai provinsi yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga  Penyaluran LPG Nonsubsidi, Pertamina dan APCHADA Sumbar Lakukan MoU

“Peresmian SPKLU Center pertama di Sumatera Barat bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi merupakan simbol transformasi energi dan transportasi menuju masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan. Kami ingin menjadikan Sumatera Barat sebagai green province yang menjadi pelopor dalam pengembangan energi baru terbarukan dan ekosistem kendaraan listrik,” ujar Mahyeldi.

Dukungan terhadap pengembangan infrastruktur kendaraan listrik di Sumatera Barat juga disampaikan Direktur Pembinaan Ketenagalistrikan Strategis Kementerian ESDM Andriah Feby Misna. Ia menilai kehadiran SPKLU Center menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pengisian daya sekaligus mendukung kebijakan pemerintah untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak (BBM), menekan emisi, dan memperkuat kemandirian energi nasional.

“Peresmian SPKLU Center pertama di Sumatera Barat merupakan langkah strategis dalam memperluas infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik sekaligus mendukung percepatan transisi energi nasional. Dengan teknologi Ultra Fast Charging, fasilitas ini diharapkan dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pengguna kendaraan listrik, sekaligus mendorong peningkatan adopsi kendaraan listrik di Sumatera Barat. Kami mengapresiasi komitmen PLN dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik dan berharap pengembangan SPKLU terus diperluas secara merata agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujar Andriah.

Sejalan dengan dukungan pemerintah tersebut, Direktur Distribusi PT PLN (Persero) Arsyadany Ghana Akmalaputri menyampaikan bahwa kehadiran SPKLU Center merupakan wujud komitmen PLN dalam menyiapkan infrastruktur mobilitas masa depan yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Sumatera Barat.

“Peresmian SPKLU Center pertama di Sumatera Barat bukan sekadar menghadirkan fasilitas pengisian daya kendaraan listrik, melainkan langkah nyata PLN dalam menyiapkan infrastruktur mobilitas masa depan yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan. Kami ingin memastikan masyarakat dapat menikmati kemudahan menggunakan kendaraan listrik, baik di kawasan perkotaan, destinasi wisata, maupun sepanjang jalur lintas Sumatera,” ujar Arsyadany.

Kehadiran SPKLU Center ini semakin memperkuat infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik di Sumatera Barat. Fasilitas yang dilengkapi lima unit pengisi daya berteknologi Ultra Fast Charging tersebut diharapkan dapat melayani kebutuhan pengguna kendaraan listrik, baik untuk aktivitas sehari-hari maupun perjalanan antardaerah. Keberadaannya juga berpotensi mendukung mobilitas wisatawan yang menggunakan kendaraan listrik saat mengunjungi berbagai destinasi wisata di Ranah Minang.

Baca Juga  PLN dan Kejaksaan RI Teken Perjanjian Kerja Sama Serentak di Seluruh Indonesia

Pengembangan infrastruktur ini sejalan dengan peningkatan pemanfaatan SPKLU di Sumatera Barat. Hingga saat ini, tercatat 102 unit SPKLU telah tersedia di Sumatera Barat, dengan 93 unit di antaranya dikelola PLN. Hingga Agustus 2026, jumlah transaksi SPKLU meningkat sekitar 4,5 kali lipat dan energi listrik yang tersalurkan naik sekitar 4,4 kali lipat dibandingkan tahun 2025. Peningkatan tersebut menunjukkan semakin berkembangnya pemanfaatan kendaraan listrik di tengah masyarakat.

General Manager PLN UID Sumatera Barat Ririn Rachmawardini menegaskan bahwa penguatan infrastruktur SPKLU akan terus dilakukan dengan mengedepankan kolaborasi bersama pemerintah daerah, mitra usaha, dan berbagai pemangku kepentingan. Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan infrastruktur sekaligus meningkatkan kualitas layanan pengisian daya agar semakin mudah diakses masyarakat.

“Keberhasilan pengembangan ekosistem kendaraan listrik tidak hanya diukur dari banyaknya infrastruktur yang dibangun, tetapi juga dari seberapa besar manfaatnya dirasakan oleh masyarakat. Karena itu, PLN terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan mitra usaha untuk menghadirkan layanan yang andal, mudah diakses, dan memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan,” ungkap Arsyadany.

Dengan hadirnya SPKLU Center pertama di Sumatera Barat, PLN berharap ketersediaan infrastruktur pengisian daya semakin mendukung peningkatan penggunaan kendaraan listrik di Ranah Minang. Selain mendorong mobilitas yang lebih ramah lingkungan, pengembangan infrastruktur ini juga diharapkan dapat menunjang sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

Launching SPKLU Center pertama ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan PLN dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Sumatera Barat. Dukungan pemerintah dan kolaborasi dengan berbagai mitra diharapkan terus memperluas pemanfaatan kendaraan listrik serta mendukung terwujudnya transformasi energi yang berkelanjutan.(*)