BERITA UTAMA

Kunjungan Kerja di Sumbar, Presiden Jokowi Resmikan Bandar Udara Mentawai

×

Kunjungan Kerja di Sumbar, Presiden Jokowi Resmikan Bandar Udara Mentawai

Sebarkan artikel ini
RESMIKAN BANDARA— Presiden Jokowi saat meresmikan Bandar Udara Mentawai di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatra Barat, pada Rabu (25/10).

MENTAWAI, METRO–Presiden RI Joko Widodo me­ngawali rangkaian agenda kun­jungan kerjanya di Sumatra Barat (Sumbar) dengan meres­mikan pe­ng­operasiaan Bandar Udara Men­tawai (BUM) di Ma­to­be, Sipora Selatan, Ka­bupa­ten Kepulauan Mentawai, Ra­bu (25/10).

Presiden berharap agar peningkatan akses tran­s­portasi ke salah satu da­erah terluar Indonesia itu sesegera mungkin menda­tangkan efek positif bagi perekonomian dan ke­se­jahteraan masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini kita meresmikan pengope­rasian Bandara Mentawai. Bandara ini merupakan salah satu bandara terluar di Tanah Air, dan akan menggantikan bandara yang sudah ada sebelum­nya, yaitu Bandara Rokot Sipora,” ucap Presiden Jokowi, didampingi Gu­bern­ur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah; Menteri Per­hubungan RI, Budi Karya Sumadi, Plt Bupati Kepu­lauan Mentawai, Fernando Jongguran Simanjuntak; dan Legislator DPR RI asal Sumbar, Andre Rosiade.

Presiden menjelaskan, BUM merupakan bandara baru dengan panjang runaway 1.500 meter dan lebar 30 meter, sehingga dapat didarati oleh pesawat jenis ATR dengan kapasitas pe­numpang hingga 78 orang.

Baca Juga  Komnas HAM: Aksi Bakar Tambang Polisi Dharmasaraya Sesuai Protap

Sementara itu, Ban­dara Rokot yang sebelum­nya beroperasi di Menta­wai, hanya memiliki pan­jang 850 meter, dan hanya bisa didarati oleh pesawat jenis Cessna berkapasitas penumpang 12 orang.

“Pesawat ATR sudah bisa mendarat di Pulau Men­tawai saat ini.  Oleh karena itu kita berharap turis akan semakin banyak ke Pulau Mentawai, teru­tama yang senang surfing (berselan­car). Tadi saya sudah me­nyampaikan ke Menteri Perhubungan, agar jangan hanya Cessna yang datang ke sini, tapi ATR sudah seha­rusnya segera datang ke Pulau Mentawai. Tadi saya sudah coba naik pesawat ATR, dan pendaratannya sangat mulus, dan tidak ada ma­salah selama penerba­ngan,” ucap Presiden lagi.

Oleh karena itu Pre­siden berharap, dengan beroperasinya BUM, maka mobilitas masyarakat men­jadi semakin mudah. Selain itu, potensi wisata di Kepulauan Mentawai juga dapat dikembangkan lebih baik lagi, termasuk di anta­ranya wisata surfing.

Baca Juga  PT Semen Padang Raih Penghargaan Pelanggan Terbaik dari Baristand Industri Padang

“Nanti juga mungkin pesawat-pesawat dari luar negeri yang berkaitan de­ngan surfing, juga bisa langsung mendarat, baik di Padang maupun di Ke­pu­lauan Mentawai.  Saya ya­kin dengan semakin ter­bu­kanya akses ke suatu dae­rah, maka konektivitas akan semakin baik, ma­syarakat akan menda­pat­kan multiplier effect yang besar de­ngan kesempatan me­ngem­bangkan usaha-usa­ha baru. Inilah yang kita harapkan demi me­ning­katkan kesejahteraan ma­sya­rakat,” ucap Presi­den menutup sambu­tannya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mendarat di Bandara Internasional Mi­nangkabau (BIM) pada Ra­bu siang (25/10) meng­gu­nakan Pesawat Kepre­side­nan untuk menjalani se­rangkaian agenda kerja di Kabupaten Kepulauan Men­tawai dan Kota Pa­dang.

Kedatangan Presiden disambut oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi An­sha­rullah; Wakil Gubernur Sum­bar, Audy Joinaldy; Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen Mochammad Ha­san Hasibuan; Kapolda Sumbar, Irjen Pol Suhar­yono; Danrem 032/Wbr, Brigjen TNI Rayen Obersyl, Anggota DPR RI, Andre Rosiade dan Ketua DPRD Sumbar, Supardi. (fan/rul)