SOLOK/SOLSEL

Kota Solok Rawan Banjir dan Longsor, Warga Bisa Lapor CepatLewat Aplikasi SP4N-LAPOR!

×

Kota Solok Rawan Banjir dan Longsor, Warga Bisa Lapor CepatLewat Aplikasi SP4N-LAPOR!

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Solok, Nurzal Gustim

SOLOK, METRO–Di Kota Solok, bencana kebakaran, banjir, dan tanah longsor masih menjadi ancaman serius yang dapat terjadi kapan saja. Kondisi cuaca yang tidak menentu, perubahan ling­kungan, serta aktivitas ma­nusia yang kurang memperhatikan aspek keselamatan dan kelestarian a­lam menjadi faktor utama yang dapat memicu terja­dinya bencana.

Menyikapi hal tersebut, upaya mitigasi dan pencegahan menjadi langkah penting yang harus dilakukan secara bersama-sama. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Dibutuhkan keterlibatan aktif ma­syarakat sebagai garda terdepan dalam mendeteksi potensi ancaman ben­cana di lingkungan sekitar.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Solok, Nurzal Gustim, menegaskan bahwa partisipasi masyarakat menjadi e­lemen kunci dalam sistem mitigasi bencana yang e­fektif. Menurutnya, keberhasilan pencegahan bencana tidak hanya bergantung pada kesiapsiagaan pemerintah, tetapi juga pada kepedulian ma­sya­rakat terhadap lingkungan sekitar. “Bencana sering kali diawali oleh hal-hal kecil yang terlihat sepele, namun jika dibiarkan dapat berkembang menjadi ancaman besar. Karena itu, kepedulian dan kewaspadaan masyarakat sangat dibutuhkan untuk mendeteksi potensi risiko sejak dini,” ujar Nurzal

Kesadaran ma­syarakat terhadap kondisi lingkungan memiliki peran yang sangat penting dalam menekan risiko terjadinya bencana. Banyak potensi bencana yang sebenarnya dapat dicegah apabila indikasi awalnya terpantau dan dilaporkan sedini mungkin.

Baca Juga  Cegah Penyebaran Rabies Sumbar, PORBBI Kerjasama dengan Disnakeswan

Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan pelayanan publik sekaligus memperkuat keterlibatan masyarakat, Pemerintah Kota Solok melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan SP4N-LA­POR! sebagai sarana pengaduan dan pelaporan potensi bencana.

SP4N-LAPOR! merupakan kanal pengelolaan pe­ngaduan pelayanan publik nasional yang memungkinkan masyarakat menyampaikan aduan, aspirasi, maupun laporan terkait persoalan yang terjadi di lingkungan sekitar. Melalui platform ini, masyarakat memiliki akses yang lebih mudah, cepat, dan transparan untuk menyampaikan informasi kepada pemerintah.

Kebakaran misalnya, kerap terjadi akibat kelalaian seperti pembakaran sampah sembarangan, kor­­sleting listrik, atau aktivitas pembakaran lahan yang tidak terkendali. Sementara itu, banjir sering dipicu oleh buruknya sis­tem drainase, penyumbatan saluran air akibat sampah, serta berkurangnya daerah resapan air. Di sisi lain, tanah longsor juga menjadi ancaman nyata, terutama di wilayah yang memiliki kontur berbukit atau daerah dengan tingkat kerawanan tinggi akibat aktivitas pembukaan lahan dan minimnya vegetasi penahan tanah.

“Dampak yang ditimbulkan dari bencana tersebut tidak hanya merusak lingkungan dan infrastruktur, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas ma­sya­rakat, menimbulkan kerugian ekonomi, bahkan me­ngancam keselamatan ji­wa,” terangnya.

Baca Juga  Minimalisir Korban, Kesiapsiagaan Warga Diperlukan

Laporan yang masuk akan diteruskan kepada Organisasi Perangkat Da­erah (OPD) terkait untuk diverifikasi dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing. Dengan adanya laporan dari ma­syarakat, potensi ancaman dapat direspons lebih cepat sehingga risiko bencana dapat diminimalkan.

Ia menjelaskan bahwa SP4N-LAPOR! bukan hanya sekadar wadah penyampaian aduan, melainkan juga menjadi jembatan komunikasi yang efektif an­tara masyarakat dan pemerintah dalam memba­ngun respons cepat terha­dap berbagai persoalan publik, termasuk kebencanaan.

“SP4N-LAPOR! hadir untuk memastikan suara masyarakat tersampaikan dan mendapat tindak lanjut. Kami ingin masyarakat merasa memiliki peran penting dalam menjaga keamanan lingkungan. Setiap laporan yang masuk sangat berarti dalam mem­­bantu pemerintah mengambil langkah cepat dan tepat,” jelasnya.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa pencegahan bencana merupakan investasi bersama untuk ma­sa depan daerah yang le­bih aman, tangguh, dan berkelanjutan. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan  masyarakat, diharapkan Kota Solok dapat semakin siap menghadapi berbagai potensi bencana. Keselamatan ling­kungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. (vko)