OLAHRAGA

KONI Tanah Datar Nyatakan Siap Hadapi Porprov Sumbar 2026, Minta Jadwal Digeser ke November

×

KONI Tanah Datar Nyatakan Siap Hadapi Porprov Sumbar 2026, Minta Jadwal Digeser ke November

Sebarkan artikel ini
Novitra Kemala Ketua KONI Tanahdatar

TANAHDATAR, METRO Kabupaten Tanah Datar menyatakan siap secara penuh untuk melaksanakan dan mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Por­prov) Sumatra Barat 2026. Kesiapan tersebut ditegaskan langsung oleh Ketua Umum Komite Olah­raga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tanah Datar, Novitra Kemala, Senin siang (14/9) di Kantor KONI Tanah Datar.

Meski menyatakan kesiapan, Novitra Kemala memberikan catatan pen­ting berupa permohonan resmi dari KONI Tanah Datar terkait jadwal pelaksanaan. Pihaknya meminta agar jadwal pembukaan Porprov yang awalnya di­tetapkan pada 2 Oktober 2026, dapat digeser menjadi tanggal 10 hingga 22 November 2026 mendatang.

Menurut Novitra, usulan perubahan jadwal ini bukan merupakan keputusan sepihak dari Kabupa­ten Tanah Datar saja. Aspirasi tersebut lahir berdasarkan kesepakatan ber­sama yang telah dirapatkan oleh KONI Kabupaten dan Kota se-Sumatra Barat guna mencari solusi terbaik demi kelancaran administrasi.

“Itu sesuai kesepakatan KONI Kabupaten/Kota yang telah kami rapatkan. Berita acara tersebut telah ditandatangani, dan sudah diserahkan kepada Ketua KONI Provinsi Sumatra Barat,” kata Novitra Kemala saat memberikan keterangan kepada awak media.

Baca Juga  Honda Hayati Apresiasi FLP Terbaik

Lebih lanjut, Novitra menambahkan bahwa pe­nyesuaian jadwal ini sa­ngat krusial terkait dengan regulasi anggaran. Penggunaan dana publik di luar tahapan yang sah berisiko memicu sanksi hukum bagi pengurus KONI, mengingat pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) awalnya dijadwalkan pada 29 September 2026.

Sebagai bentuk komitmen dan semangat tinggi Tanah Datar dalam me­nyukseskan Porprov, Dewan Perwakilan Rakyat Da­erah (DPRD) Tanah Datar bahkan mengambil langkah cepat. Pihak legislatif mempercepat pemba­ha­san APBD-P menjadi tanggal 17 September 2026, dengan rencana alokasi anggaran pelaksanaan se­besar Rp 4 Miliar.

Namun, kendala administratif tetap memba­yangi pasca-ketuk palu di tingkat daerah. Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pro­vinsi Sumatra Barat dikabarkan belum bisa memastikan percepatan proses evaluasi terhadap dokumen APBD-P yang telah disahkan tersebut.

Baca Juga  Liverpool Imbang Lagi!, Ditahan Nottingham Forest, Andoni Iraola Soroti Papan Pergantian

Situasi ini menimbulkan dilema penyerapan anggaran bagi panitia dan kontingen di lapangan. Novitra menegaskan, proses pengadaan barang dan jasa penunjang Porprov tidak mungkin dapat dilakukan secara legal jika pencairan dana daerah melewati tanggal batas mulai Porprov pada 2 Oktober 2026.

Di sisi lain, persiapan teknis dari sektor pembinaan atlet di Tanah Datar dipastikan terus berjalan tanpa hambatan. Seluruh cabang olahraga (cabor) dilaporkan telah aktif me­lakukan berbagai kegiatan, mulai dari Pemusatan Latihan atau Training Center (TC), seleksi atlet, hingga agenda persiapan lainnya.

Seluruh persiapan teknis tersebut dipastikan ber­jalan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang telah di­tetapkan oleh KONI Pro­vinsi Sumatra Barat. “Jadi kami bermohon kepada Pemerintah Provinsi Su­matra Barat untuk melakukan rapat koordinasi (rakor) ulang guna menetapkan atau menggeser tanggal Porprov sesuai dengan permohonan kami tersebut,” pungkas Novitra me­nutup penjelasannya. (ant)