PADANG, METRO—Kebakaran besar terjadi di kawasan padat permukiman penduduk di Jalan Tabiang Banda Gadang, RT 02, RW 001, Kelurahan Tabiang Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Jumat (27/3) sekitar pukul 15.25 WIB. Sebanyak tiga petak rumah hunian dilaporkan hangus dilalap api.
Beruntung, musibah kebakaran ini tidak menimbulkan korban jiwa dan hanya menimbulkan kerugian materi. Namun saat kebakaran berlangsung, warga setempat sempat dibuat panik dan ketakutan karena khawatir api merambat ke bangunan lainnya.
Kepala Bidang Operasional dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Rinaldi, menyebut laporan kebakaran diterima pihaknya sekitar pukul 15.28 WIB. Menanggapi laporan tersebut, tim Damkar langsung bergerak cepat dan tiba di lokasi kejadian dalam waktu lima menit.
“Kami mengerahkan 5 unit armada pemadam dengan total 80 personel ke lokasi. Mengingat lokasi berada di pemukiman padat dengan akses jalan yang cukup sempit, petugas harus bekerja ekstra untuk melokalisir api agar tidak merembet ke bangunan lain,” kata Rinaldi melalui keterangan tertulis.
Dijelaskan Rinaldi, petugas tiba di lokasi hanya dalam waktu sekitar enam menit atau pukul 15.34 WIB, dengan jarak tempuh sekitar 3,3 Kilometer. Proses pemadaman pun dilakukan semaksimal dan secepat mungkin untuk mencegah semakin meluasnya kebakaran.
“Peristiwa bermula saat seorang saksi mata, Desi Permata Guri (34), melihat kepulan asap dan api berasal dari salah satu rumah warga. Ia kemudian segera melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang,” jelas Rinaldi.
Menurutnya, api dengan cepat menjalar dan menghanguskan bangunan seluas kurang lebih 450 Meter Persegi. Akibat insiden ini, tiga kepala keluarga (KK) yang terdiri dari 10 jiwa kehilangan tempat tinggal. Selain bangunan, satu unit becak motor dengan nomor polisi BA 3044 BB dan satu unit sepeda motor juga dilaporkan ikut terbakar.
“Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwenang. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Seluruh penghuni dilaporkan selamat dan tidak ada yang harus mengungsi,” tutur Rinaldi.
Selain itu, kata Rinaldi, kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta. Namun, berkat respons cepat petugas, potensi kerugian yang lebih besar berhasil dicegah.
“Damkar mencatat nilai aset yang berhasil diselamatkan juga mencapai sekitar Rp500 juta. Kondisi lokasi yang berada di pemukiman padat penduduk dengan akses jalan sempit menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan. Meski begitu, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 16.10 WIB,” tegasnya.
Dalam proses pemadaman, ungkap Rinaldi, Damkar Kota Padang mengerahkan lima unit armada dengan total 80 personel. Selain Damkar, petugas dari Kelurahan Tabiang Banda Gadang serta Babinsa juga turut berada di lokasi membantu penanganan.
Adapun rumah yang terbakar diketahui milik tiga warga, yakni Wili Rosi (35), Yunasman (42), dan Rukmaini (52). Ketiganya merupakan warga setempat dengan latar belakang pekerjaan berbeda, mulai dari swasta, buruh harian lepas, hingga ibu rumah tangga.
“Berdasarkan data Damkar, terdapat lima bangunan rumah lain yang sempat terancam terdampak dengan potensi luas area mencapai 750 meter persegi. Beruntung, upaya cepat petugas berhasil mencegah api meluas ke bangunan sekitar,” tukasnya. (*)






