BERITA UTAMA

Jokowi Sebut Situasi Politik Terkini Mirip Drama Korea

×

Jokowi Sebut Situasi Politik Terkini Mirip Drama Korea

Sebarkan artikel ini
BERI KATA SAMBUTAN— Presiden Joko Widodo menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-59 Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta.

JAKARTA, METRO–Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung perihal situasi politik nasional terkini. Baginya, situasi sekarang terlalu banyak hal-hal non subtansial yang berkembang di kehidupan.

“Saya melihat akhir-akhir ini yang kita lihat adalah terlalu banyak dramanya, terlalu banyak drakornya, terlalu banyak sinetronnya,” kata Jokowi di HUT ke-59 Partai Golkar di DPP Golkar, Jakarta Barat, Senin (6/11).

Jokowi meminta, perpolitikan tanah air harus diisi dengan adu gagasan. Sehingga demokrasi berjalan positif bagi kehidupan masyarakat.

Baca Juga  Warga Jambi Ditangkap di Dharmasraya

“Mustinya kan pertaruangan gagasan, mustinya pertarungan-pertarungan ide, bukan pertarungan perasaan. Kalau yang terjadi pertaruangan pera­saan, repot semua kita. Tidak usah saya teruskan, nanti malah kemana-ma­na,” jelasnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menilai, komp­etisi politik merupakan hal biasa. Berkompetisi untuk memenangkan pemilu pun hal yang wajar.

“Bertanding untuk me­nang itu juga hal yang sangat wajar, tetapi yang ha­rus tetap kita tunjukan ada­lah demokrasi yang ber­kualitas;” jelasnya.

Atas dasar itu, Jokowi meminta agar tidak ada politik memecah belah. Seluruh pihak harus membangun demokrasi yang sehat.

Baca Juga  Ali Amran Nahkodai AGPAII Pessel 2024-2029, Siap Dukung Program Nagari Mengaji

“Demokrasi yang tidak memecah belah, demokrasi yang tidak saling menjelekan dan saling memfitnah. Demokrasi yang ingin kita bangun adalah d­e­mokrasi yang membangun, yang menghasilkan solusi terhadap masalah bangsa, yang menghasilkan strategi, strategi untuk kemajuan bangsa,” pungkas Jokowi. (jpg)