AGAM/BUKITTINGGI

Jawab Pandangan Umum Fraksi DPRD Terhadap Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Agam Paparkan Capaian APBD 2025 dan Program Strategis

×

Jawab Pandangan Umum Fraksi DPRD Terhadap Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Agam Paparkan Capaian APBD 2025 dan Program Strategis

Sebarkan artikel ini
RAPAT PARIPURNA— Bupati Agam, Benni Warlis, mengikuti rapat paripurna Penyampaian Jawaban Bupati atas Pandangan Umum Fraksi DPRD Agam terhadap Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

AGAM, METROBupati Agam, Benni Warlis, menyampaikan No­­ta Jawaban atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Agam terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Penyampaian nota jawaban itu dilakukan dalam rapat pa­ripurna DPRD Agam yang digelar Senin (22/6).

Dalam kesempatan ter­sebut, Bupati Benni War­lis menyampaikan apresiasi kepada seluruh fraksi di DPRD Agam yang telah memberikan ber­bagai masukan, kritik, saran, dan pertanyaan terkait pelaksanaan APBD 2025. Menurutnya, berbagai pan­dangan yang disampaikan merupakan bentuk kepedulian bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik.

Mengawali penyampaiannya, Bupati Agam mengungkapkan rasa syu­kur atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Agam kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecua­lian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Prestasi tersebut menjadi capaian ke-12 kalinya secara berturut-turut yang berhasil dipertahankan oleh daerah itu.

Menurut Benni Warlis, pencapaian tersebut tidak lepas dari sinergi dan ko­laborasi antara pemerintah daerah, DPRD, serta seluruh pemangku kepen­tingan di Kabupaten Agam.

“Prestasi ini tidak terlepas dari komitmen, dukungan, kerja keras dan kerja sama kita semua. Semoga apa yang telah terjalin selama ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada masa yang akan datang,” ujar Benni Warlis.

Dalam nota jawaban tersebut, Bupati juga me­maparkan sejumlah capaian pembangunan dan langkah strategis yang telah dilakukan pemerintah daerah sepanjang tahun anggaran 2025. Berbagai aspek menjadi perhatian, mulai dari pengelolaan keuangan daerah, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pengendalian inflasi, penanganan pascabencana, hingga pe­laksanaan program-program unggulan daerah.

Baca Juga  Bukittinggi Orchestra Meriahkan Puncak Perayaan 123 Tahun Bung Hatta

Di bidang pendapatan daerah, realisasi PAD Ka­bupaten Agam pada tahun 2025 tercatat mencapai Rp202,74 miliar. Angka ter­sebut setara dengan 98,86 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp­205,07 miliar.

Untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah, Tim Pengendalian Inflasi Dae­rah (TPID) Kabupaten A­gam terus mengintensifkan berbagai langkah pengendalian. Upaya tersebut dilakukan melalui operasi pasar murah, gerakan pangan murah, pemantauan harga kebutuhan pokok, serta memastikan distribusi logistik tetap berjalan lancar, terutama di wilayah yang terdampak bencana.

Pada sektor infrastruktur, Pemerintah Kabupaten Agam juga berhasil me­lakukan efisiensi anggaran melalui program penggantian lampu penerangan jalan umum (PJU) non-LED menjadi lampu LED hemat energi. Program tersebut mampu menekan biaya penggunaan listrik PJU hingga lebih dari Rp1 miliar sepanjang tahun 2025.

Sementara itu, dalam penanganan bencana hi­drometeorologi, pemerintah daerah telah melaksanakan berbagai langkah penanganan secara terpadu. Upaya tersebut men­­cakup evakuasi ma­syarakat terdampak, pembentukan posko darurat, rehabilitasi infrastruktur, pembangunan hunian sementara, hingga penyusunan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P).

Nilai kebutuhan anggaran yang direncanakan dalam dokumen R3P tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp3,53 triliun. Pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap selama periode 2026 hingga 2028.

Baca Juga  Agam, Daerah yang Ketiga Serahkan LKPD ke BPK

Bupati Agam juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung sektor pertanian yang selama ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian ma­syarakat Kabupaten Ag­am. Sejumlah program pe­mu­lihan lahan pertanian yang terdampak bencana terus dilakukan agar akti­vitas pertanian dapat kem­bali berjalan secara optimal.

Selain itu, pembangu­nan infrastruktur pertanian dan pelaksanaan Program Sawah Pokok Murah juga terus didorong guna meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan para petani.

Pemerintah Kabupaten Agam, lanjut Benni Warlis, juga terus mengimplementasikan berbagai program unggulan daerah. Program-program tersebut antara lain Agam Religius, Agam Sehat, Agam Cerdas, Agam Melayani, dan Agam Sejahtera.

Berbagai program ter­sebut diwujudkan melalui kegiatan yang langsung menyentuh kebutuhan ma­­syarakat, seperti bantuan pendidikan, penguatan sektor keagamaan, pelatihan keterampilan kerja, hingga upaya peningkatan kualitas lingkungan hidup.

Di akhir penyampaiannya, Bupati Agam berha­rap sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dapat terus dipererat. Me­nurutnya, kerja sama yang harmonis menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Agam akan terus berupaya meningkatkan kualitas perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan program pembangunan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh ma­syarakat,” tegas Benni Warlis. (pry)