TANAHDATAR, METRO— Kecelakaan beruntun yang melibatkan tujuh kendaraan terjadi di Jalan Raya Padang Panjang-Bukittinggi, tepatnya di Jorong Kayu Gadang, Nagari Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanahdatar, pada Minggu (4/10) sekitar pukul 23.30 WIB.
Beruntung, insiden kecelakaan ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun tujuh kendaraan, yakni satu unit Isuzu Pikap Traga, tiga unit Toyota Avanza, satu unit Honda Brio, satu unit Mitsubishi Xpander dan satu unit Mitsubishi Pajero, mengalami kerusakan.
Kasat Lantas Polres Padangpanjang AKP Pifzen Finot mengatakan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi-saksi, kecelakaan itu bermula saat mobil pikap Isuzu Traga dengan nomor polisi BA 8345 LAA melaju dari arah Bukittinggi menuju Padangpanjang.
“Setibanya di lokasi kejadian, mobil Izuzu Traga ini diduga mengalami kehilangan fungsi rem atau rem blong. Mobil tersebut kemudian menabrak secara beruntun kendaraan-kendaraan yang berada di depannya,” kata AKP Pifzen, Senin (5/10).
Dijelaskan AKP Pifzen, kendaran pertama yang ditabrak Izuzu Traga merupakan mobil Toyota Avanza Nopol B 2966 JUJ yang dikemudikan Rian Hidayat (29), warga Pasaman.
“Benturan kemudian berlanjut dengan kendaraan Honda Brio Nopol BH 1646 YS yang dikemudikan M Naufal Defriadi (24), warga Bukittinggi, Toyota Avanza Nopol B 1342 PYE yang dikemudikan Wahid Kurniawan (22), warga Pasaman, serta Toyota Avanza Nopol BA 1802 AAM yang dikemudikan M. Iqbal (44), warga Bukittinggi,” ungkap AKP Pifzen.
AKP Pifzen menambahkan, selanjutnya, kendaraan Isuzu Traga juga menabrak Mitsubishi Xpander Nopol BA 1633 KH yang dikemudikan Elon Mipendri (31), warga Padang, dan terakhir menabrak Mitsubishi Pajero Nopol BM 1090 KH yang dikemudikan Ilham (28), warga Padangpariaman.
“Setelah menabrak kendaraan terakhir, Isuzu Traga Nopol BA 8345 LAA kemudian terguling ke sisi kanan jalan. Setelah menerima laporan adanya kecelakaan itu, Unit Laka Sat Lantas Polres Padangpanjang langsung dikerahkan ke lokasi,” tutur AKP Pifzen.
Menurut AKP Pifzen, dari hasil penanganan awal, kecelakaan diduga terjadi karena kendaraan Isuzu Traga mengalami kehilangan fungsi rem sehingga menabrak kendaraan yang berada di depannya secara beruntun. Ia pun memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian meteril ditaksir Rp 50 juta.
“Parahnya, sopir Isuzu Traga Nopol BA 8345 LAA melarikan diri usai kecelakaan. Sementara kendaraan-kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan telah diamankan di Satlantas Polres Padangpanjang untuk kepentingan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut,” tegas dia.
AKP Pifzen mengungkapkan, pihaknya mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu memastikan kondisi kendaraan, khususnya sistem pengereman, sebelum melakukan perjalanan.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mengecek kondisi kendaraan sebelum berkendara, terutama rem, ban, lampu dan komponen keselamatan lainnya. Selain itu, pengemudi agar tetap menjaga jarak aman dan mengendalikan kecepatan sehingga dapat mengantisipasi apabila terjadi kondisi darurat di jalan,” tutupnya. (*)






