PESSEL METRO— Puluhan warga dari Nagari Limau Gadang Lumpo dan Nagari Tambang, Kecamatan IV Jurai, menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Pesisir Selatan (Pessel) dan Kantor DPRD Pessel, Senin (5/1). Mereka menyampaikan kekecewaannya atas kinerja dari panitia pelaksana Pemilihan Wali Nagari (Pilwana).
Dengan membentangkan karton yang bertuliskan, hidupkan demokrasi, hentikan tahapan Pilwana di Nagari Limau Gadang Lumpo, kembalikan demokrasi, aksi damai penyampaian aspirasi mendapat pengamanan dari personel Polres Pessel dan Satpol PP.
Dalam orasinya di hadapan Gunawan, menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, salah seorang perwakilan aksi menyampaikan beberapa tuntutanya.
“Kami meminta tahapan Pilwana di nagari kami dihentikan karena ada kecurangan. Kami meminta Pemkab Pessel untuk mengembalikan hak-hak demokrasi telah ditungangi oleh kepentingan orang tertentu,” ungkap salah seorang orator.
Gunawan yang menemui pengunjuk rasa mewakili Pemkab Pessel mengatakan, pihaknya sudah mencatat aspirasi warga dan akan mengakomodir tuntutan warga dengan membahasnya bersama pimpinan dan lembaga terkait.
“Pilwana ini adalah tahapan untuk memilih pemimpin di nagari, ada tahapan demi tahapan, proses yang harus dilalui oleh para calon wali nagari yang ikut dalam Pilwana. Proses ini adalah pesta demokrasi di nagari,” tegas Gunawan.
Menurut Gunawan, apabila ada miskomunikasi panitia pelaksana di tingkat nagari ataupun tingkat kabupaten, tentunya akan dibicarakan untuk mencari apa menjadi permasalahan, karena Pilwana ini bukan menjadi tangung jawab dari BPMD, tapi juga Kepolisian dan Kejaksaan.
“Kita akan tampung aspirasi telah disampaikan ini untuk dibahas, Insya Allah secepatnya apa menjadi tuntutan ini bisa mendapatkan jawaban. Saya meminta warga untuk bisa sabar menunggu hasil tindaklanjutnya nanti,” tutur dia.
Usai menyampaikan orasi dan tuntutanya, para pengunjuk rasa melanjutkan aksi damai di depan kantor DPRD Pessel. Pantuan dilapangan ada juga beberapa perwakilan lainya dari beberapa nagarinya yang juga menyampaikan aspirasi yang sama. (rio)






