BUKITTINGGI,METRO
Masyarakat RT 04/ RW 04 Belakang Masjid Ijtihad, Simpang Aur, Kelurahan Tarok Dipo, Kecamatan Guguak Panjang, Bukittinggi, digegerkan dengan kejadian gantung diri di kamar mandi.
Korban yang diketahui bernama Pariono (53), yang nekat mengakhiri hidupnya ditemukan pihak keluarga, Sabtu (7/3), sekitar pukul 05.00 WIB.
Dari keterangan istri korban, Ayu Trianingsih, sebelum kejadian, sekitar pukul 03.00 WIB, suaminya pamit ke kemar mandi untuk buang air. Namun, setelah pukul 05.00 WIB, suaminya tidak terlihat lagi. Sementara kamar mandi yang digunakan bersama tersebut terkunci dari dalam.
Pada awalnya, Ayu masih mencoba mengetuk pintu kamar mandi, namun tidak ada sahutan dari dalam. Merasa ada yang janggal, Ayu mencoba mengintip ke dalam kamar mandi melalui fentilasi kamar mandi.
“Saya melihat suaminya sedang berdiri. Akhirnya, saya minta bantuan pada salah seorang warga untuk mendobrak pintu kamar mandi itu,” ungkapnya.
Seketika itu Ayu melihat kalau suaminya sudah tidak bernyawa dalam posisi tergantung. Suasana di sekitar tempat itu pun langsung geger setelah mendapat ada yang mati gantung diri.
Waktu itu belum ada masyarakat yang berani untuk menurunkan mayat korban. Warga pun langsung memberitahu Babinkamtibmas setempat. Tidak berapa lama kemudian, jajaran Polsek dan Unit Identifikasi Polres Bukittinggi langsung tiba ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian peristiwa (TKP).
Sekitar pukul 06.30 WIB korban bisa diturunkan dari kain yang menggantung dirinya. Sesuai keterangan dokter dari Puskesmas Guguak Panjang, Bukittinggi, dr.Yenny Absah Putri yang memvisum korban, korban sudah meninggal sekitar 3 sampai 4 jam sebelum ditemukan.
Melihat tanda-tanda yang ada, korban meninggal murni gantung diri dan tidak ditemukan adanya tanda -tanda kekerasan.
Setelah adanya pernyataan dari pihak medis, Kapolres Bukittinggi, AKBP Iman Pribadi Santoso, SIK MH melalui Kapolsek Bukittinggi, AKP Dedy Adriansyah Putra menyerahkan jenazah pada pihak keluarga untuk dikuburkan secara layak.
“Dengan melihat tanda-tanda yang ada, kalau yang bersangkutan murni gantung diri, jadi kasus ini tidak perlu kita selidiki lagi dan kita serahkan pada keluarga untuk dikuburkan secara layak,” tegas Kapolsek Dedy. (pry)






