BERITA UTAMA

Hemat Energi!, Mendikdasmen Ajak Siswa kembali Bersepeda dan Jalan Kaki ke Sekolah

×

Hemat Energi!, Mendikdasmen Ajak Siswa kembali Bersepeda dan Jalan Kaki ke Sekolah

Sebarkan artikel ini
Mendikdasmen Abdul Mukti

JAKARTA, METROMenteri Pendidikan Da­­sar dan Menengah (Men­dikdasmen) Abdul Mu’ti mengajak para siswa di seluruh Indonesia untuk mulai membiasakan diri jalan kaki atau naik sepeda saat berangkat ke se­kolah.

Langkah ini bukan tanpa alasan. Selain demi kesehatan, ajakan tersebut merupakan bentuk duku­ngan nyata terhadap program efisiensi energi yang sedang digalakkan oleh Presiden Prabowo Subianto di tengah ketidakpastian kondisi global akibat perang Timur Tengah.

Abdul Mu’ti menilai bahwa tren bersepeda yang sempat booming saat pandemi Covid-19 adalah kebiasaan positif yang sa­ngat relevan untuk diterapkan kembali saat ini. Terlebih, dunia tengah diba­yangi ancaman krisis mi­nyak akibat konflik di Timur Tengah.

“Jadi misalnya kami himbau kalau yang rumahnya dekat dari sekolah dan kalau memang kira-kira aman dan nyaman, saya kira tidak ada salahnya jalan kaki atau kembali kepada kebiasaan bersepeda selama masa Covid. Kenapa kebiasaan itu tidak kita juga lanjutkan lagi? Itu kan sehat dan juga bisa hemat energi dan bersih lingkungan,” ujar Mendikdasmen Mu’ti dikutip dari Antara, Selasa (31/3).

Baca Juga  Dua Pertiga Pasien Omicron sudah Divaksin Dua Dosis

Tak hanya soal transportasi, sekolah juga diharapkan menjadi pelopor dalam gerakan ramah ling­kungan. Mu’ti mengimbau pihak sekolah untuk aktif menggalakkan program daur ulang. Tujuannya jelas: mengubah sampah di lingkungan sekolah menjadi sumber energi alternatif yang berguna.

Mendikdasmen juga menyoroti fenomena banyaknya siswa yang lebih memilih menggunakan sepeda motor. Menurutnya, hal ini terjadi karena jangkauan transportasi umum yang masih terbatas di lingkungan tempat tinggal siswa.

Ia pun menantang Pemerintah Daerah (Pemda) untuk meningkatkan kualitas layanan angkutan massal agar anak sekolah me­rasa aman dan nyaman beralih dari kendaraan pribadi.

Baca Juga  Hari Kedua PSBB di Sumbar, Positif Corona Bertambah 5, Satu Meninggal

“Dan sekarang ini kan ada kecenderungan untuk sebagian anak-anak ini lebih nyaman pakai sepeda motor daripada angkutan umum. Menurut saya, kalau ada angkutan umum yang aman, nyaman, anak-anak ini bisa berangkat ke sekolah dengan menggu­nakan transportasi umum. Itu kan lebih hemat energi, mengurangi polusi. Ini menjadi tantangan bagi Pemerintah Daerah,” tegasnya.

Gerakan hemat energi ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa Presiden meminta para menteri melakukan efisiensi energi di sektor-sektor spesifik agar tepat sasaran.

Langkah strategis ini diambil sebagai antisipasi pemerintah dalam menjaga ketahanan energi nasional di tengah dinamika politik global yang bisa mengganggu stabilitas pasokan dan harga minyak dunia. (jpg)