JAKARTA, METRO–Dukungan yang didapatkan oleh calon presiden (capres) Prabowo Subianto dinilai semakin tinggi. Hal ini dikarenakan banyaknya anak muda yang memilih untuk berada di pihak Prabowo. Pengamat menilai, seluruh dukungan yang didapat oleh capres yang diusung oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM) itu dikarenakan efek dari politik riang gembira yang ditampilkan.
Pengamat Politik sekaligus Direktur Riset Populi Center, Usep S Achyar mengatakan jika langkah yang diambil Prabowo untuk membawa kesan politik riang gembira di masa ini membuat dukungan para generasi muda berpaling padanya.
Dengan konsep politik riang gembira yang tidak serta-merta saling menyerang yang dibawakan oleh Prabowo dalam setiap kesempatannya muncul di hadapan publik, membuat pemilih muda yang notabene merupakan jumlah pemilih terbesar dalam Pemilu 2024 mendatang merasa senang dengan gaya politiknya.
Hal itulah yang membuat anak-anak muda cenderung memberikan dukungan mereka pada capres nomor urut 2 tersebut.
“Ya saya kira itu cukup efektif ya untuk menarik perhatian dari anak muda,” kata Usep dalam keterangannya, Kamis (30/11).
Menurut Usep, gaya politik riang gembira yang dibawakan Prabowo saat ini selaras dengan perubahan kesan Prabowo saat tampil di hadapan publik. Di era Pemilu sebelumnya, Prabowo dikenal sebagai sosok kaku yang tegas. Namun di era Pemilu ini, Prabowo lebih dikenal karena kesannya yang ceria dan santai.
Bahkan, anak-anak muda tak segan memberi Menteri Pertahanan (Menhan) RI itu dengan julukan “gemoy” yang merupakan kata populer yang berarti “menggemaskan”.
“Ada perubahan signifikan ya dari dari pendekatan dan strategi yang apa ke masyarakat ya,” ucap Usep.
Perubahan kesan yang dibawakan oleh Prabowo ini memberikan dampak yang bagus untuk Prabowo sendiri. Dengan berpalingnya anak-anak muda pada dirinya karena ‘branding’ tersebut, elektabilitasnya dalam berbagai survey melonjak naik.
Berdasarkan survey Polling Institute periode 15-17 November menunjukkan Prabowo bersama pasangannya Cawapres Gibran Rakabuming Raka adalah pasangan yang paling dipilih anak muda.
Survey tersebut menunjukkan, sebanyak 66 persen anak muda berusia 21 tahun ke bawah memilih paslon Prabowo-Gibran. Jumlah pemilih yang didapatkan oleh Prabowo-Gibran ini mengalahkan dua paslon lain, yaitu Pasangan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan duet PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang masing-masing hanya mendapat 10,3 persen.
Temuan serupa juga didapat dari kelompok dalam rentan usia 22-25 tahun yang mayoritasnya juga mendukung Prabowo-Gibran dengan perolehan skor elektabilitas sebanyak 59,6 persen.
Skor itu mengalahkan skor elektabilitas yang didapatkan oleh paslon Ganjar-Mahfud yang hanya memperoleh skor elektabilitas sebesar 19,4 persen dan paslon Anies-Muhaimin dengan 18,6 persen. (*)






