AGAM/BUKITTINGGI

Dampingi Mentan, Bupati Agam Perjuangkan Pemulihan Lahan Pertanian Pascabencana

×

Dampingi Mentan, Bupati Agam Perjuangkan Pemulihan Lahan Pertanian Pascabencana

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN PROPOSAL— Bupati Benni Warlis menyerahkan proposal kepada Kementerian Pertanian RI yang berisi kebutuhan perbaikan lahan pertanian terdampak, termasuk sawah, jaringan irigasi, serta dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan).

AGAM, METRO–Bupati Agam, Ir H Benni Warlis MM Dt Tan Batuah dampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam kunjungan kerja ke Sumatera Barat, Selasa (14/4).

Kedatangan Menteri Pertanian disambut Bupati Benni Warlis bersama se­jumlah kepala daerah lainnya di Bandara Internasional Minangkabau.

Momentum ini dimanfaatkan pemerintah daerah untuk menyampaikan berbagai usulan strategis, khususnya terkait pemulihan sektor pertanian pascabencana yang melanda sejumlah wilayah di Su­matera Barat.

Dalam kesempatan ter­sebut, Bupati Benni Warlis menyerahkan proposal kepada Kementerian Pertanian RI yang berisi kebutuhan perbaikan lahan pertanian terdampak, termasuk sawah, jaringan irigasi, serta dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan).

Ia menyebutkan, pemerintah pusat telah menyalurkan anggaran sekitar Rp28 miliar untuk Kabupaten Agam guna mendukung percepatan pemulihan tersebut.

Baca Juga  7 Pasien Covid-19 Sembuh, Kasus Positif Nihil di Kabupaten Agam

“Perbaikan lahan pertanian di Agam saat ini sudah mulai dikerjakan dan tersebar di beberapa kecamatan terdampak bencana. Mulai dari tahap pengolahan lahan hingga penanaman su­dah berjalan,” ujar­nya.

Meski demikian, pihak­nya masih terus mengupayakan tambahan dukungan dari pemerintah pusat.

Menurutnya, setiap peluang yang ada akan dimanfaatkan untuk mengajukan kebutuhan daerah demi mempercepat pemulihan sektor pertanian dan perkebunan.

“Kita berharap dengan kehadiran langsung Menteri Pertanian dan penyampaian proposal ini, kondisi pertanian di Agam bisa segera pulih dan kembali produktif,” ujarnya.

Baca Juga  Nagari Pasie Laweh Komit Selamatkan Potensi Nagari, Aparatur Nagari Ajarkan Nilai-nilai Kearifan Lokal Sejak Dini

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmen pemerintah pusat da­lam menjaga ketahanan pa­ngan, terutama di daerah yang terdampak bencana.

Ia menyatakan,­Ke­men­­terian Pertanian ber­tang­gung jawab penuh da­lam proses pemulihan, mulai dari pengolahan lahan hingga penyediaan bibit bagi petani.

“Menjaga ketersediaan pangan di masa sulit, terlebih pascabencana, menjadi prioritas utama. Seluruh kebutuhan untuk pe­mulihan telah kami anggarkan dan akan terus didorong agar segera terealisasi,” tegasnya.

Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mempercepat pemulihan sektor pertanian di Sumatera Barat, sehingga para petani dapat kembali berproduksi secara optimal dan mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional. (jpg)