BERITA UTAMA

Capai 95,20 Persen, KabupatenLimapuluh KotaSukses CapaiTarget UHC

×

Capai 95,20 Persen, KabupatenLimapuluh KotaSukses CapaiTarget UHC

Sebarkan artikel ini
TERIMA SERTIFIKAT— Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt Bandaro Rajo menerima sertifikat UHC dari Gubernur Sumbar, Mahyeldi.

LIMAPULUH KOTA, METRO–Kabupaten Limapuluh Kota suk­ses capai target UHC (Universal Health Coverage) dengan persen­tase 95,20%. Kepastian itu dida­patkan setelah Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt Bandaro Rajo menerima sertifikat UHC dari Gu­bernur Sumatra Barat (Sumbar) Mah­yeldi saat Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Raker­kesda) di ZHM Premier Padang, Minggu, (22/9).

Keberhasilan itu tentu jadi lompatan prestasi bagi Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota setelah di tahun 2020 lalu angka UHC hanya berada di angka 70,6%. Universal Health Coverage merupakan sis­tem penjaminan keseha­tan yang memastikan se­tiap warga dalam populasi memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kese­hatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, bermutu dengan biaya ter­jangkau.

“Akhirnya, upaya kita selama tiga tahun terakhir dalam meningkatkan caku­pan layanan kesehatan ma­syarakat membuahkan hasil. Hal ini tentu jadi sebuah capaian meng­gem­birakan bagi Peme­rintah Kabupaten Lima­puluh Kota dalam upaya meningkatkan layanan ke­sehatan kepada masya­rakat dengan mem­berikan perlindungan me­lalui Program Jaminan Ke­sehatan Nasional (JKN),” ucap Bu­pati Safaruddin se­saat se­te­lah menerima sertifikat UHC.

Baca Juga  Tukang Ojek Antar Sabu ke Simpang Gadut

Lebih lanjut Bupati me­ngatakan, prestasi ini tentu merupakan buah kerja ke­ras Dinas Kesehatan be­serta jajaran bersama ka­der dan Pe­merintah Nagari dalam meningkatkan per­sentase UHC di Kabupaten Lima­puluh Kota.

“Capaian UHC meru­pakan bagian dari imple­mentasi visi misi Kabu­paten Limapuluh Kota, di­ma­na masyarakat mempe­roleh hak-hak dasarnya, salah satunya di bidang kesehatan. Melalui program UHC, masyarakat Limapuluh Kota tidak lagi takut berobat ke RS mau­pun Puskesmas dengan alasan tidak mampu mem­bayar. Karena asuransi kesehatan masyarakat di­ja­minkan oleh Peme­rin­tah,” ucap Bupati Safa­ruddin.

Bupati Safaruddin me­ngatakan, Data per Agus­tus 2024, Pemkab Lima­puluh Kota telah mendaf­tarkan 40.577 jiwa dengan rincian 22.553 jiwa ma­sya­rakat ditanggung Ang­ga­ran Pemerintah dan Belan­ja Daerah (APBD) Kabu­paten Limapuluh Kota dan. 18.024 sharing dengan Pem­prov Sumbar.

Prestasi ini kata Bupati Safaruddin harus jadi mo­tivasi tambahan bagi Dinas Kesehatan dan jajaran da­lam peningkatan layanan kepada masya­rakat. “Kami akan terus be­rupaya mem­berikan pela­yanan terbaik kepada ma­syarakat. De­ngan masya­rakat sehat maka akan memudahkan mewujudkan Limapuluh Kota madani dan maju di masa depan,” tambah Bu­pati Safaruddin.

Baca Juga  Kemenangannya Digugat, Prabowo Hormati Proses dan Tunggu Putusan MK

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Yulia Mas­­na ketika diwawancarai awak media menyampai­kan, di tahun 2020 angka UHC baru 70,6%, di tahun 2021 mengalami kenaikan hingga 79,8%. Untuk tahun 2022 dan 2023 lanjut Yulia, juga mengalami kenaikan hingga 89,5%. Ia menje­laskan data terbaru jumlah peserta jaminan kesehatan di Lima Puluh Kota se­banyak 378.606 dari 397.683 total penduduk atau sebe­sar 95,20%.

“Kami dari Dinas kese­hatan bertekad untuk men­capai UHC hingga 100 per­sen hingga 2025 dengan mengalokasikan anggaran. Sesuai arahan Bupati, selu­ruh masyarakat Limapuluh Kota berhak sehat dan mendapatkan kesetaraan pelayanan. Untuk itu, kami dari Dinas Kesehatan Lima­puluh Kota berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tutur Yulia Masna. (adv)