BERITA UTAMA

Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman hingga Akhir Tahun

×

Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman hingga Akhir Tahun

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI— Stok beras di gudang Bulog.

JAKARTA, METRO— Perum Bulog memastikan ketersediaan stok pa­ngan pokok, khususnya beras dan minyak goreng dalam kondisi aman dan mencukupi untuk meme­nuhi kebutuhan masya­rakat hingga akhir 2026.

“Sehingga masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying), termasuk dalam menghadapi momentum hari besar ke­agamaan maupun dinamika situasi geopolitik global,” kata Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani dalam keterangannya di Jakarta, Senin (9/3).

Dia menyampaikan, per hari ini, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai BUMN pa­ngan itu mencapai 3,74 juta ton. Jumlah tersebut di­proyeksikan akan terus meningkat seiring dengan kegiatan penyerapan ga­bah dan beras dalam negeri yang tengah berlangsung di semua daerah.

“Stok beras yang dikuasai Bulog saat ini berada pada level yang sangat kuat, yakni sekitar 3,74 juta ton. Dengan adanya panen di berbagai daerah serta upaya penyerapan yang terus kami lakukan, kami memproyeksikan stok ter­sebut akan meningkat dan pada akhir Maret dapat mencapai kisaran 4,5 hingga 5 juta ton,” ujarnya..

Baca Juga  Komdigi Ungkap 48 Persen Anak-anak Pengguna Internet jadi Korban Cyberbullying

Selain ketersediaan beras, Bulog juga memastikan pasokan minyak goreng tetap terjaga. Hal ini didukung oleh kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dari Kementerian Perdagangan yang menetapkan alokasi bagi Bulog sekitar 46 juta liter Minyakita setiap bulan.

Dengan kondisi tersebut, Bulog memastikan ke­tersediaan beras dan mi­nyak goreng untuk ma­­syarakat dalam kondisi aman dan terjamin hingga akhir tahun.

“Dengan stok beras yang kuat serta dukungan pasokan minyak goreng melalui kebijakan DMO, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan. Kami memastikan pasokan tetap tersedia dan cukup untuk memenuhi kebutuhan ma­syarakat,” tambahnya.

Baca Juga  Sindikat Curanmor 31 TKP Dibui

Selain dua komoditas utama tersebut, lanjut Rizal, ketersediaan bahan pokok lainnya juga terpantau mencukupi. Berdasarkan pemantauan di lapa­ngan, harga berbagai komoditas sembako relatif stabil dan terkendali di pasaran.

Sehubungan dengan itu, masyarakat diimbau untuk tetap berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

“Tidak perlu ada kepa­nikan di masyarakat. Stok pangan nasional dalam kondisi aman dan pemerintah terus memastikan ketersediaan. Kami me­ngajak masyarakat untuk tetap tenang dan berbelanja secara wajar,” imbuh Rizal.

Ia juga menegaskan, pemerintah terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, termasuk melalui penguatan distribusi, penyerapan produksi dalam negeri, serta pelaksanaan ber­bagai program stabilisasi pangan. (jpg)